
YOGYAKARTA — Seperti di kota-kota besar lainnya di Indonesia, produk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru produksi PT Pertamina yang diberi nama Pertalite, kehadirannya di Yogyakarta juga direspon positif oleh masyarakat penggunanya. Varian baru BBM Non Subsidi yang diklaim memiliki RON 90 diharapkan bisa menjadi alternatif BBM selain Premium dan Pertamax yang seringkali mengalami kelangkaan dan kenaikan harga.
Jumat (14/8), bertempat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lempuyangan di Jalan Kompol Suprapto, Lempuyangan, Yogyakarta, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, melakukan uji pasar BBM Non Subsidi varian baru yang diberi nama Pertalite. BBM Non Subsidi varian baru ini diproduksi oleh PT Pertamina sebagai alternatif lain bagi konsumen, khususnya bagi konsumen BBM jenis Premium. Meski sedikit lebih mahal dari Premium, namun dengan Level Research Octane Number (RON) sebesar 90, Pertalite diklaim lebih bagus dari Premium dan lebih menguntungkan bagi penggunanya.
Uji pasar BBM Non Subsidi Pertalite di Yogyakarta, merupakan uji pasar kedua setelah yang pertamakali dilakukan pada 24 Juli, lalu. Sebelumnya pula, PT Pertamina telah meluncurkan perdana Pertalite di beberapa kota besar lainnya di Indonesia, seperti di Jakarta dan Surabaya. Pada peluncuran perdananya di dua kota tersebut, kehadiran Pertalite mendapatkan respon positif dari masyarakat. Ini ditandai dengan meningkatnya jumlah konsumsi Pertalite yang dalam seharinya bisa mencapai 4,5 Kilo Liter.
![]() |
| Freddy Anwar |
Menurut Marketing Branch Manager PT Pertamina MOR IV DIY-Jawa Tengah, Freddy Anwar, uji pasar perdana kali ini akan diawali pula di 18 SPBU lainnya yang tersebar di 10 Kabupaten di wilayah DIY dan Jawa Tengah. Sedangkan target Pertamina sampai akhir Agustus nanti, Pertalite bisa disalurkan ke 59 SPBU yang ada di wilayah DIY dan Jawa Tengah.
“Saat ini di Yogyakarta, Pertalite dijual dengan harga Rp 8.400 perliter mulai disalurkan di SPBU Lempuyangan sejak pagi hari ini pukul 06.00, dan hanya dalam waktu 4 jam Pertalite sudah terjual sebanyak 800 liter”, ungkapnya.
Freddy mengatakan, melihat respon positif mayarakat, PT Pertamina MOR IV DIY-Jawa Tengah akan terus melakukan upaya penambahan jumlah dan cakupan wilayah outlet SPBU yang bisa melayani penjualan Pertalite. Hadirnya Pertalite dengan RON 90, kata Freddy, diharapkan mampu menjadi alternatif baru bagi masyarakat selain Premium dan Pertamax.

JUMAT, 14 Agustus 2015
Jurnalis : Koko Triarko
Foto : Koko Triarko
Editor : ME. Bijo Dirajo
