JAYAPURA — Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite akan masuk Kota Jayapura, Papua pada awal Desember mendatang. Kini, pihak Pertamina Pemasaran regional VIII tengah persiapkan empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) di Ibukota Provinsi Papua.
“Tahap pertama uji pasar Pertalite, kami persiapkan di 4 SPBU di wilayah ibukota provinsi dulu,” kata Manager PT. Pertamina Pemasaran VIII region Papua-Maluku, Muh. Irfan, Senin (24/08/2015).
Dikatakannya, BBM jenis Pertalite memiliki level RON 90 merupakan produk baru dan bukan untuk menghapuskan Premium. BBM Pertalite juga, lanjutnya, terjangkau dan memiliki kualitas yang lebih baik dari Premium namun di bawah Pertamax, dimana lebih bersih, lebih ringan.
Pertamina sendiri telah meluncurkan produk baru Petralite dengan RON 90. Dikatakan Irfan, berupa produk baru yang akan memberikan pilihan kepada masyarakat dengan kualitas hampir sama dengan Pertamax tetapi sisi harga lebih murah.
“Sasaran kami kepada pengguna premium, bukan pengguna pertamax, sasarannya 20 persen dari pengguna premium dapat beralih menjadi pengguna Petralite. Harapan kita pelaksanaan lebih cepat lebih baik, tapi agenda kita lounching pada 10 Desember 2015,” tuturnya.
Dijelaskan Irfan, pada tahap pertama SPBU yang dipersiapkan tuk penjualan Petralite ini ada pada 4 wilayah di Kota Jayapura. Menurutnya jika sudah bisa berjalan dan akan dilanjutkan dengan pemasaran ke daerah kabupaten dan wilayah Maluku.
Menurutnya, BBM Petralite tersebut tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah, melainkan murni bisnis Pertamina. Sehingga, harganya harus mengikuti pasar demikian juga dengan quota.
“Semakin banyak permintaan konsumen maka jumlah quota juga akan ditambah. Jadi ini murni bisnis Pertamina, sehingga harga dan quota mengikuti permintaan pasar,” katanya.
Bisnis yang tengah dijalankan Pertamina ini dalam tahap uji pasar yang telah terlaksana di 101 SPBU Jawa dan Bali. Oleh karena itu, SPBU yang bakal menyediakan Pertalite akan ditambah. Kini, jumlah SPBU penyedia Pertalite di Jawa-Bali meningkat dari 101 menjadi 350 SPBU dan pada akhir tahun 2015 ini ditargetkan akan bertambah menjadi 1.200 SPBU di Jawa-Bali.

SENIN, 24 Agustus 2015
Jurnalis : Indrayadi T Hatta
Foto : Indrayadi T Hatta
Editor : ME. Bijo Dirajo