Waspadai Anak Terpisah dari Orang Tua Saat Perjalanan Mudik

CENDANANEWS (Lampung) – Dalam perjalanan mudik, apalagi menggunakan kendaraan umum ada beberapa hal yang diwaspai, selain kecopetan serta tindak kriminal lainnya juga kehilangan orang yang dicintai di tengah keramaian.
Hal tersebut dialami seorang bocah usia belasan tahun yang hendak melakukan mudik ke Bandarlampung Provinsi Lampung. Dia ditemukan oleh petugas kepolisian dari Polres Lampung Selatan dan keamanan tengah menangis karena terpisah dari neneknya. Bocah  tersebut terpisah karena saat turun dari kapal Roll on Roll Off (Roro) KMP Duta Banten di dermaga 3 dari Pelabuhan Merak Banten menuju Pelabuhan Bakauheni.
Berdasarkan informasi yang diberikan oleh anggota polisi dari Polres Lampung Selatan yang pertama kali melihat bocah tersebut menangis yakni Brigpol Rosyanto, anak laki laki yang masih duduk di kelas X tersebut awalnya bersama dengan neneknya saat turun dari kapal menuju gangway pelabuhan Bakauheni.
“Awalnya ia dan sang nenek masih bersama di kapal namun saat turun akibat berdesak desakan membuat keduanya terpisah hingga ditemukan oleh petugas,”ungkap Brigpol Rosyanto kepada media ini Sabtu (18/7/2015).
Saat ditemui anak bernama Muhamad Rivaldo (14), ia bersama sang nenek berangkat dari rumahnya di daerah Tangerang Banten namun ia kebingungan saat turun dari kapal karena terpisah dari sang nenek.  Bahkan ia sempat kebingungan mencari keberadaan sang nenek sekitar 1 jam di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
“Saya diajak nenek untuk berlebaran di daerah Jatimulyo Lampung tapi tadi terpisah dari nenek karena saya bingung belum pernah ke rumah saudara saya itu,”ungkap Rivaldo.
Sembari menangis bocah yang terpisah dari orang tuanya ini langsung di bawa petugas pelayanan diantaranya polisi wanita(polwan) sementara sang nenek yang berusia sekitar 60 tahun juga kebingungan dan sempat mencari ke terminal kedatangan pelabuhan Bakauheni.
“Keduanya langsung kita carikan bus tujuan Terminal Rajabasa agar segera sampai ke tempat tujuan,”ungkap Rosyanto.
Sementara itu dari pantau CND ratusan pemudik pejalan kaki asal Pulau Sumatera dari berbagai kota mulai berdatangan di loket pembelian tiket Pelabuhan Bakauheni. Sementara itu kendaraan roda dua dan roda empat masih terlihat belum mengalami kenaikan signifikan.
Dari kejadian diatas, perlu adanya kewaspadaan dari orang tua agar lebih menjaga anggota keluarganya. Selain itu ada beberapa tips dari Cendana untuk pemudik yang mengalami hal serupa, diantaranya:
Segera hubungi aparat yang berada disekitar dan minta bantuan untuk mencarikan anggota keluarga yang terpisah dengan menyebutkan ciri-cirinya, karena setiap anggota / aparat dilengkapi alat komunikasi, sehingga langsung dapat ditangani. Atau bisa juga langsung ke pusat informasi.
Sementara untuk mencegahnya antara lain;
1. Sertakan info lengkap pada setiap anggota keluarga, terutama anak kecil pada secarik kertas yang dimasukan kedalam saku, yang berisi, nama orang tua (atau nenek dalam kasus ini), alamat lengkap (asal dan tujuan) serta nomor handphone yang dapat dihubungi.
2. Usahakan anak kecil berjalan didepan, agar mudah diperhatikan.
3. Selalu berpegangan tangan (jangan baju dan kain atau sebagainya) karena resiko terlepas pegangan dari kain lebih besar dari pada genggaman tangan.
Mudah-mudahan membantu

——————————————————-
SABTU, 18 Juli 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...