Jaga Keamanan Kampung, Warga Terapkan Ronda Jimpitan

Polisi dan masyarakat menjaga keamanan lingkungan
CENDANANEWS (Lampung) – Hal unik dilakukan warga di Desa Taman Sari Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung dalam pelaksanaan ronda malam melalui Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).
Keunikan terletak dalam proses ronda malam dengan keliling kampung, yang biasanya peronda hanya mengelilingi kampung. Namun di Desa ini Peronda yang keliling harus mendatangi rumah warga dengan istilah “Jimpitan”.
Kepala Pos polisi Taman Sari Bripka Nurkholis mengungkapkan, Sistem ronda jimpitan tersebut dilakukan dengan cara setelah tengah malam, peronda berkeliling lingkungan sekitar. Selain berfungsi sebagai sistem keamanan lingkungan, ronda juga mempunyai nilai sosial, ekonomi dan budaya.
Sebagai bukti bahwa para peronda telah melaksanakan tugasnya berkeliling kampung memantau keamanan adalah dengan mengambil Jimpitan. Jimpitan lalu dikumpulkan di pos ronda atau rumah penduduk yang mendapat giliran menjadi pos ronda. Jimpitan merupakan segenggam beras yang ditaruh di depan rumah masing – masing penduduk setiap malam. Beras Jimpitan yang terkumpul kemudian dijual untuk keperluan Kas RT.
Hasil dari jimpitan tersebut selanjutnya dibelikan barang – barang pecah belah ( piring, gelas, nampan ) atau barang umum untuk keperluan bersama ( Seng lembaran, meja, kursi ).
Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan desa dari hal-hal yang tak diinginkan, semisal tindak pencurian hewan ternak maupun pencurian barang milik warga setempat.
“Selain itu sistem komunikasi yang dilakukan dalam ronda malam Siskamling tersebut masih menggunakan alat berupa kenthongan Sebagai Early Warning System ( EWS ),” ungkap Nurkholis.
Meskipun sudah ada handphone menurut Nurkholis, Kentongan masih dipertahankan oleh warga. Ronda malam semakin diperketat menjelang bulan Ramadhan terutama untuk menjaga keamanan desa setempat.
Sementara itu Pelaksanaan ronda tersebut dilakukan dengan melibatkan anggota peronda terdiri dari 1 RT atau 1 kampung. Kegiatan sudah tidak lagi tersentral di rumah salah satu penduduk melainkan di Pos Kamling atau yang dikenal dengan gardu ronda.
Gardu tersebut sengaja dibuat untuk tempat jaga. Dibangun di tempat – tempat strategis di sekitar kampung. Satu kampung bisa memiliki beberapa Pos Kamling.
“Kami sudah membangun gardu ronda sejak lima tahun lalu dan selalu menjadi tempat untuk tempat jaga saat dilakukan ronda malam,”ungkap Kepala Desa Taman Sari sutarjo kepada Cendananews.com Rabu (3/6/2015).
Menurut Sutarjo, selain beberapa warganya anggota polisi dari Polsek Penengahan yang bertugas di pos polisi Taman Sari pun ikut terlibat dengan sesekali menemani warga melakukan ronda malam di gardu tersebut.

——————————————————-
Kamis, 4 Juni 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...