![]() |
| Talkshow Kesehatan dunia dalam sepucuk daun kelor |
Selain itu, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Jurusan Gizi juga menggelar Pameran Gizi Nut fair 2015. Dalam pameran gizi ini banyak di tampikan berbagai makanan yang berbahan Daun Kelor.
Daun kelor yang mempunyai banyak khasiat bagi tubuh manusia karena mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan oleh manusia. Daun kelor yang memiliki nama ilmiah Moringa oleifera ini rupanya selain bisa diolah menjadi sayur juga bisa dijadikan bahan campuran untuk membuat jajanan yang lezat dan menyehatkan seperti yang terlihat di stan tester makanan.
Di stan ini banyak disediakan berbagai jenis makanan dari berbahan campuran daun kelor seperti nastar daun kelor, nugget daun kelor, bakso daun kelor, empek-empek daun kelor, mie daun kelor dan juga kue bolu kukus daun kelor. Di stan ini pengunjung bisa mencicipi sepuasnya makanan berbahan daun kelor dan juga bisa bertanya cara pembuatannya.
Menurut Putri salah satu panitia yang menjaga stan tester menjelaskan bahwa sebelum mencampurkan daun kelor dengan bahan-bahan lain, sebaiknya daun kelor terlebih dahulu di rajang hingga menjadi potongan yang lebih kecil lagi kemudian direbus selama kurang lebih satu menit untuk menghilangkan bau lengur daun kelor. Setelah itu daun kelor baru bisa dicampur dengan bahan-bahan lainnya.
Daun kelor juga bisa dijadikan tepung dan berdasarkan penelitian, tepung daun kelor memiliki zat besi lebih tinggi daripada daun kelor segar. Tepung daun kelor ini juga bisa digunakan sebagai bahan campuran membuat kue, ujar Putri.
Selain makanan berbahan dari daun kelor, di pameran gizi ini juga digelar pemeriksaan kesehatan gratis meliputi tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, lemak tubuh dan juga pemeriksaan tebal lemak. Nampak para pengunjung mengantri untuk memeriksakan kesehatan mereka. Disini pengunjung juga bisa berkonsultasi gratis mengenai gizi di beberapa stan pemeriksaan gizi yang telah disiapkan panitia.


