
CENDANANEWS (Denpasar) – Setiap hambatan harus di sikapi dengan sabar jika ingin menjadi peternak yang sukses. Mungkin itulah yang ada di benak Gusti Ngurah Adnyana, seorang Bapak berusia 60 tahun yang telah menjadi peternak babi tradisional di bali sejak tahun 1980 setelah menerima tongkat estafet sebuah peternakan babi dari ayahnya di jalan Raya Dalung, Banjar Kaja, Kuta Utara.