Harkitnas di Kulon Progo Dimeriahkan Seni Panjidor

Seni Panjidor
CENDANANEWS (Kulon Progo) – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Kulon Progo, Kamis (21/5/2015) sedikit berbeda dari biasanya.  Sebelum upacara di mulai sebuah kesenian tradisional khas daerah, Tari Panjidor Langen Kridotomo dari Dusun Jambon, Desa Donomulyo, kecamatan Nanggulan memukai peserta.
Pementasan Tari Panjidor Langen Kridotomo ini memadukan musik dan tari, yang ditarikan penari laki-laki berkostum layaknya prajurit atau tentara militer, sehingga terlihat unik dan Khas. Dengan diiringi rampak tetabuhan musik hadrah yang bernuansa islami. Alunannya terdengar lirih, namun kadang juga  cepat dan keras beriringan mengikuti tabuhan rebana bersama jidor, dan stambul yang saling berganti.
“Dalam tarian ini menggambarkan semangat generasi muda dalam mengawal persatuan dan kesatuan bangsa,”ungkap pelatih tari, Suhari Ratmoko setelah upacara.
Disebutkan, untuk persiapan pihaknya cuma berlatih selama tiga hari dkarenakan pemberitahuan juga mendadak.
Sementara itu, Wakil Bupati, Sutedjo selaku inspektur Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas)  mengingatkan peserta untuk menghormati dan menghargai para pahlawan yang telah mendirikan bangsa.
“Ambil sebagai teladan bagi kita semua serta melajutkan cita cita besar nya,” ujar Sutedjo.
Disebutkan, makna Kebangkitan Nasional sekarang lebih difokuskan pada perwujudan kerja nyata dengan bekerja lebih keras dan bukan sekedar pengembangan wacana. Upacara tersebut juga diikuti Forkompinda, Kepala SKPD, Pasukan TNI, Polri, PNS, Mahasiswa, dan para pelajar dari Wates dan sekitarnya.

——————————————————–
Kamis, 21 Mei 2015
Jurnalis     : Mohammad Natsir
Fotografer : Mohammad Natsir
Editor       : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...