Gubernur NTB Keluhkan Lambannya Penerimaan Dana BOS

Puluhan anak-anak mengikuti lomba menggambar di eks pelabuhan Apenan sebagai rangkaian deklarasi Kota Mataram sebagai kota layak anak
CENDANANEWS (Mataram) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zainul Majdi berharap apapun kebijakan pemerintah pusat dalam berbagai hal tidak sampai merugikan masyarakat di daerah. Hal tersebut dikatakan Majdi menanggapi lambannya pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Dasar (SD) yang mengakibatkan terganggunya aktivitas pembelajaran di sekolah SD di NTB.
Disebutkan, potret pembangunan pendidikan masih tergantung dari dukungan pemerintah pusat, sesuai dengan amanah konstitusi dan BOS itu sepenuhnya bersumber dari APBN, sebagai salah satu dana penunjang dalam pelaksanaan operasional kegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Karena itu saya minta kepada pemerintah pusat jangan sampai perubahan kebijakan kemudian mengganggu proses pendidikan terutama di daerah,” kata Majdi di Mataram, Rabu (20/5/2015).
M. Zainul Majdi, Gubernur NTB
Majdi meminta supaya siapapun yang duduk di pemerintah pusat, siapun menterinya apapun kebijakan yang diberlakukan harus mampu menjawab dan membuat kebijakan yang mengarah pada upaya perbaikan kualitas pendidikan.
“ Jangan sampai malah menghambat proses pendidikan yang sedang berlansung,”katanya .
Menurut Majdi, bagaimanpun jangan sampai BOS yang diberikan kepada setiap sekolah terlambat seperti sekarang yang kemudian menurunkan semangat para guru dan pendidik secara umum dan itu juga mempengaruhi nanti proses pendidikan.
“Bagaimanapun, maju dan berkualitasnya pendidikan kita di Indonesia, tentu bergantung dari seberapa besar perhatian diberikan pemerintah pusat, terutama sekolah yang ada di daerah,”Katanya.
—————————————————-
Rabu, 20 Mei 2015
Jurnalis    : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor      : ME. Bijo Dirajo
—————————————————-
Lihat juga...