10,448 Anjing di Denpasar Bali Divaksinasi Rabies Massal Tahap VI

Kantor Dinas Peternakan Perikanan dan kelautan Kota Denpasar
CENDANANEWS (Denpasar) – Sebagai salah satu daerah dengan populasi terbesar di Indonesia selain Sulawesi Utara, Dinas Peternakan Perikanan Dan Kelautan melaksanakan vaksinasi massal rabies terhadap 10,448 ekor Anjing.
Bagian Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan melaksanakannya mulai April s/d Juli 2015. Sebanyak 6.500 Vaksin dari Pemprov Bali ditambah dengan stok sisa tahun 2014 sebanyak 3.815 vaksin mulai di pergunakan di wilayah Denpasar Selatan.
drh. Luh Suri Urpini
Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Kabid.Keswan) Drh. Luh Suri Urpini dalam kesempatan ini mengatakan dari 443 Banjar yang sudah di data, kemarin sudah 96 banjar di eksekusi, dengan 10,448 ekor anjing berhasil di vaksinasi.
Cara yang dilakukan oleh team vaksinasi hewan yang di bentuk Bidang Keswan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan adalah Door to door, yaitu menghampiri rumah warga satu persatu untuk melakukan vaksinasi rabies. Dimana setiap banjar ditangani oleh 6 orang personil Dinas Peternakan Bidang Keswan.
Masyarakat sangat antusias serta kooperatif dalam program tersebut. Bahkan ada yang sudah mempersiapkan anjing peliharaannya sebelum di datangi team vaksinasi.
Kendala yang kerap muncul adalah distribusi vaksin yang sering terlambat datang ke Dinas Peternakan. Namun hal ini sudah diantisipasi oleh staff bidang Keswan dengan membagi daerah operasi menjadi per wilayah, contohnya sejak 20 April 2015 mereka berkonsentrasi terlebih dahulu di Denpasar Selatan.
Harapan kedepannya dari Team Bidang Keswan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan adalah semua anjing di Denpasar dapat di vaksinasi untuk menghindari kasus-kasus atau kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. 
” vaksin itu adalah pencegahan, karena kami berikan kepada anjing sehat, dan jika anjing sudah terinfeksi rabies, maka jalan satu-satunya sesuai prosedur adalah eutanasia atau dieliminasi,” jelas Luh Suri Urpini.
————————————————-
Selasa, 5 Mei 2015
Jurnalis : Miechell Koagouw
Fotografi : Miechell Koagouw
Editor : ME. Bijo Dirajo
————————————————-
Lihat juga...