Proses Evakuasi Kapal Penumpang Mutiara Persada Menunggu Air Pasang

KMP Mutiara Persada yang terdampar

CENDANANEWS (Lampung) – KMP Mutiara Persada yang terdampar di antara Pulau Kelapa dan Pulau Kandang Balak perairan Selat Sunda dari pukul 22:00 WIB Minggu (26/4/2015) hingga kini masih belum dievakuasi dengan 50 kendaraan  pribadi,10 kendaraan pick-up ,1 kendaraan bus dan 48 kendaraan truck di dalamnya.
Menurut Kepala Otoritas dan Kesyahbandaran Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Kapten Yoshua Anthonie proses evakuasi penumpang yang jumlahnya mencapai ratusan sudah dilakukan.
“Ratusan penumpang sudah dievakuasi dan kini oleh pihak PT Atosim Lampung Pelayaran ditampung di loby Penumpang untuk mendapat fasilitas makanan dan juga kesehatan” ujar Kapten Joshua Antonie di Bakauheni Senin(27/4/2015).
Dari pantauan ratusan penumpang pejalan kaki masih beristirahat di loby penumpang bahkan pihak PT Atosim Lampung Pelayaran memberikan fasilitas konsumsi dan kesehatan. Beberapa penumpang pejalan kaki bahkan tidur di loby penumpang dan dua wanita pingsan selama proses evakuasi.
Kapal Motor Penumpang(KMP) Mutiara Persada I terdampar di Pulau II Kandang Selat Sunda sekitar tiga mil dari Pelabuhan Bakauheni.
Diberitakan sebelumnya diberitakan media ini, Mutiara Persada  berangkat dari dermaga III Pelabuhan Bakauheni minggu (26/4/2015)  sekira jam 22.00 wib.
KMP Mutiara persada I berngkat dari dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak dengan membawa 64 penumpang dewasa & 6 penumpang anak2, serta membawa 50 Kendaraan pribadi, 10 Kendaraan pick-up ,1 Kendaraan Bus dan 48 kendaraan truck. Pada pukul 22.20 wib kapal tersebut  kandas di pulau 2 karena terbawa oleh arus.
Hingga pagi ini kapal belum bisa dievakuasi dari lokasi terdampar akibat kekurangan kapal tug boat (kapal penarik) dan medan yang sulit diantara beberapa pulau.
Berdasarkan informasi dari KSOP proses evakuasi KMP Mutiara Persada akan dilakukan sekitar pukul 14:00 WIB menunggu kondisi pasang tertinggi di perairan Selat Sunda.

———————————————
Senin, 27 April 2015
Jurnalis : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor : ME.Bijo Dirajo
———————————————

Lihat juga...