Penurunan Tarif Penyeberangan Disambut Gembira Para Sopir

Kendaraan Antri di Pintu masuk Penyeberangan Bakauheni 
CENDANANEWS (Lampung) – Beberapa sopir truk ekspedisi asal Sumatera tujuan Jawa yang akan menyeberang ke Pelabuhan Merak Banten di Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan menyambut baik penurunan tarif penyeberangan. 
Berdasarkan penuturan pengurus truk (petruk), edaran terkait penyesuaian tarif baru yang diturunkan oleh PT ASDP Bakauheni membuat mereka bertahan untuk tidak menyeberang sebelum pukul 00:00 WIB.
Spanduk Pemberitahuan Permenhub
Salah satu sopir truk yang masuk golongan IX jurusan Palembang-Jakarta, Hengki (45) mengaku sudah mendapat pemberitahuan tarif yang baru dari pengurus truk sehingga ia menunggu pergantian tarif baru. Ia dan beberapa sopir mengaku gembira terkait penurunan tarif tersebut meski penurunan dirasakan belum cukup signifikan.
“Saya di beritahu agar berhenti dulu di rumah makan menunggu setelah tarif baru turun sehingga banyak juga truk yang berhenti karena menunggu tarif baru turun,” ujar Hengki kepada Cendananews.com Rabu (15/4/2015) dini hari.
Menunggu tarif Turun
Hengki mengaku meski penurunan tarif hanya sebesar 2-6 persen atau sekitar sekitar Rp 63.000 dirasa cukup menguntungkan.
“Lumayanlah buat makan serta untuk beli kebutuhan lain dengan menunggu beberapa menit tarif sudah turun,” ujar Hengki.
Hengki serta beberapa sopir lain mengaku setelah tarif baru, iring iringan truk bahkan masuk ke area pintu masuk Pelabuhan Bakauheni secara bersamaan sehingga antrian mencapai pintu luar Pelabuhan Bakauheni hingga di bawah Menara Siger. 
Polisi mengatur lalu lintas di Pelabuhan
Dari pantauan Cendananews.com perubahan tarif dari tarif lama ke baru terhitung mulai pukul 00:00 WIB (15/4) baru diberlakukan sekitar pukul 00:15 menit. Antrian yang cukup panjang membuat anggota Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni ikut mengatur lalu lintas.
“Kami mengikuti jam server sebab jam server yang mengatur untuk ticketing jadi kendaraan yang sudah ada di pintu masuk kami hentikan sementara untuk proses pergantian tarif baru tersebut,” ujar Heru Purwanto, manager Operasional PT ASDP Bakauheni.
Menurut Heru Purwanto, penurunan tarif terjadi pada jenis kendaraan golongan I hingga golongan IX. Sementara untuk tarif penumpang pejalan kaki ekonomi dewasa sebesar Rp15.000,- dan ekonomi anak Rp 9.000,-tidak mengalami perubahan.
“Salah satu alasan penurunan karena harga bahan bakar jenis solar mengalami penurunan sehingga PT ASDP membuat kebijakan terkait penurunan tersebut,”ungkap Heru Purwanto.
Truk melewati timbangan
Pemberlakuan tarif baru tiket terpadu lintas antar Provinsi pada Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni ujar Heru berdasarkan PM.63 Tahun 2015 tanggal 24 Maret 2015, KD.98.404/ASDP-2015 tanggal 13 April 2015.

———————————————-
Rabu, 15 April 2015
Jurnalis/Photo : Henk Widi
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————-

Lihat juga...