Pengamanan KAA, Penumpang Kapal harus Lalui Metal Detector

Calon Penumpang harus melewati metal detector
CENDANANEWS (Lampung) – Dalam rangka memberikan jaminan keamanan pada pelaksanaan peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA), Kodam II/Sriwijaya terus memperketat pengamanan jalur Pelabuhan Bakauheni dan Bandara Radin Inten II.
Pos Satgas Operasi Imbangan Pengamanan KAA diperketat di  Pelabuhan Bakauheni sebagai pintu masuk dan keluar wilayah Pulau Sumatera dan Jawa serta sebaliknya.
Para calon penumpang kapal Roll On Roll Off(Roro) yang akan naik ke atas kapal tanpa terkecuali semuanya harus melalui alat pendeteksi metal(metal detector).
“Semua calon penumpang harus menjalani pemeriksaan dan melewati metal detector yang sudah disiapkan di ruang setelah membeli tiket” ungkap salah satu petugas keamanan dari TNI di Bakauheni Kamis (23/4/2015)
Dari pantauan Cendananews.com para calon penumpang diperiksa semua barang bawaannya oleh satgas gabungan yang terdiri dari anggota TNI dan anggota polisi  untuk mengantisipasi penumpang membawa barang barang berbahaya.
Sebelumnya Panglima Kodam II/ Sriwijaya Mayjen TNI Iskandar M.S meninjau pelaksanaan pengamanan di Pelabuhan Bakauheni bersama beberapa pejabat Polres Lampung Selatan.
“Pengamanan yang kami lakukan terutama di jalur pelabuhan penyeberangan dan bandara untuk mengantisipasi adanya ancaman yang menganggu peringatan 60 tahun KAA di Jakarta dan Bandung,” kata Panglima Kodam II/ Sriwijaya Mayjen TNI Iskandar M.S.
Jaminan keamanan hingga usai KAA, menurut Iskandar, menyangkut citra Indonesia di mata Internasional. Sebagai tuan rumah, KAA harus sukses dan kondusif. Untuk itu, pihaknya membentuk satgaspam melibatkan sejumlah unsur seperti dari TNI/Polri, Jihandak dari Yonzipur, Yonif 142/Twej, Dinas Perhubungan, dan Bea Cukai.
Pemberlakuan pemeriksaan dengan metal detector tersebut menurut manager operasional PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (PT ASDP) Bakauheni Heru Purwanto tidak mengganggu pelayanan di Pelabuhan Bakauheni bahkan justru membantu.
“Tidak mengganggu justru menjamin keamanan bagi para penumpang sebab sterilisasi dilakukan untuk keselamatan para penumpang juga” ungkap Heru Purwanto.
Pemberlakuan pemeriksaan itu rupanya membuat kaget sejumlah penumpang yang akan menyeberang ke Merak melalui Bakauheni. Seperti dialami Ahmad (30) warga Lampung Timur yang bekerja di Bandung.
“Kaget saja kok ada polisi dan tentara dan ada pemeriksaan seperti mau mencari bom atau pelaku kejahatan” ungkap Ahmad.
Namun Ahmad mengaku tidak keberatan ada pemeriksaan semacam itu apalagi setelah dijelaskan pemeriksaan dilakukan dalam rangka pengamanan KAA yang masih berlangsung.

———————————————-
Kamis, 23 April 2015
Jurnalis : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————-

Lihat juga...