Sri Sultan: Pengerukan Sedimentasi Pelabuhan Tanjung Adikarto Prioritas

CENDANANEWS– Pengerukan sedimentasi Pelabuhan Tanjung Adikarto menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal tersebut diungkapkan oleh  Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuana X di Kompleks Kepatihan Senin (9/3/2015).
Menurut Sri Sultan Hamengkubuwana X, karena  menggunakan dana APBD , dan di targetkan selesai dalam 6 bulan diharapkan pelabuhan tersebut dapat berfungsi. Anggaran APBN tersebut dimaksudkan untuk membantu pembuatan break water (pemecah ombak) serta Pelabuhan Tanjung Adikarto.
“Berapa yang akan dikucurkan, saya belum tahu ,walaupun dari pembangunan ini kekurangan dana sekitar Rp193 M, dan saya tidak hapal secara detail, tapi untuk pengerukan prioritas karena itu menggunakan dana APBD dan di lelang tahun ini,” ujar Sri Sultan Hamengkubuwana X.
Ia melanjutkan, penambahan panjang break water sepanjang 10 m menjadi target pembangunan. Gubernur juga mengakui pelabuhan tidak bisa selesai secara keseluruhan tahun ini karena terbentur pendanaan.Namun dalam hal ini Sri Sultan Hamengkubuana X berharap agar para pihak terkait untuk tetap fokus melakukan pengerukan sedimentasi yang sudah terjadi di pelabuhan Tanjung Adikarto.
Hal hala tersebut menurut gubernur menjadi prioritas utama sehingga setidaknya dalam beberapa bulan kedepan, para nelayan dapat mempergunakannyauntuk keluar dan masuk ke pelabuhan dan pelabuhan Adikarto bisa berfungsi.  

———————————————————-
Selasa, 10 Maret 2015
Jurnalis : Mohammad Natsir/Henk Widi
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...