Presiden badan sepak bola dunia (FIFA), Gianni Infantino mengatakan, pemain sepak bola seharusnya tidak dianggap sebagai kelompok prioritas, untuk menerima vaksin COVID-19.
Jaksa pidana khusus Swiss, membuka penyelidikan terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino, atas dugaan tindak kriminal yang dilatari pertemuan pria asal Italia itu dengan Jaksa Agung Swiss, Michael Lauber.
Wacana itu menyusul kesepakatan FIFA tentang Piala Dunia 2026 bakal diikuti 48 negara, ketika ajang itu digelar oleh tuan rumah bersama Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada.
Juru bicara Sepp Blatter, Thomas Renggli, menyebut mantan presiden FIFA yang sedang dijatuhi skors, menerima undangan terbuka dari Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghadiri Piala Dunia di Rusia dan berniat untuk mendatanginya.