Dari delapan orang yang ditangkap tersebut, tujuh orang dalam pemeriksaan di Mapolda Kalimantan Timur dan satu orang dalam pemeriksaan secara intensif di gedung KPK.
Selain bupati, kata Febri, terdapat tujuh orang lainnya yang ikut ditangkap dalam OTT tersebut terdiri dari unsur ajudan, pegawai, rekanan, kepala dinas, dan beberapa pejabat dinas PU lain.