Ribuan pendukung ulama Muslim Syiah Irak, mendesak para petinggi politik dan faksi, agar menghindari konflik antara dua sekutu terbesar Baghdad, yakni Iran dan Amerika Serikat (AS).
Militer Irak mengatakan sebuah roket ditembakkan ke Zona Hijau Baghdad yang dijaga ketat, lokasi bagi sejumlah kedutaan besar asing dan gedung pemerintah, Minggu.
"Bahkan dengan merosotnya pertempuran baru-baru ini (melawan kelompok Da'esh), 80 persen dari seluruh anak terpajan kekerasan, baik di dalam rumah maupun di sekolah," kata Dana Anak-Anak PBB (UNICEF), Selasa (20/11/2018).
Jumlah korban jiwa akibat ledakan kuat di Baghdad Timur pada Rabu (6/6) naik jadi 14, sementara lebih dari 90 orang lagi cedera, kata satu sumber Kementerian Dalam Negeri.