Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut, Gunung Merapi mengeluarkan 21 kali guguran lava pijar, selama periode pengamatan Minggu (14/3/2021) mulai pukul 00:00 WIB sampai 24:00 WIB.
Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan bisa berdampak ke sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
"Angin kencang juga mengakibatkan sejumlah pohon di beberapa wilayah Sleman roboh dan menimpa bangunan maupun infrastruktur lainnya," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logika BPBD Kabupaten Sleman, Makwan di Sleman, Minggu (28/2/2021).
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut, kecil dan lambatnya suplai magma menuju ke permukaan, menyebabkan kejadian awan panas Gunung Merapi tidak muncul kembali.