Waktu yang tersisa tinggal tiga bulan dan tempat wisata baru satu yang dibuka, sehingga kemungkinan untuk menggenjot PAD dalam tiga bulan terakhir ini sangat sulit.
Menurut Asis, ada beberapa faktor yang menyebabkan tingkat kunjungan wisata masih sepi, antara lain syarat sudah vaksin bagi pengunjung serta pembatasan hanya menerima pengunjung dari lokal Banyumas saja.
Salah satu jajanan khas Banyumas yang berasa manis dan banyak digemari adalah getuk lindri. Jajanan tradisional ini banyak dijumpai di pasar tradisional.
Selain gencar menggelar vaksin massal, Kabupaten Banyumas juga terus melakukan swab tes antigen di berbagai lokasi. Langkah tersebut dimaksudkan untuk jemput bola bagi masyarakat yang terpapar,
Memasuki masa pembelajaran tatap muka (PTM), rapid tes antigen dan vaksin banyak diburu para orang tua siswa di Banyumas, demi anak-anak mereka bisa mengikuti PTM. Sebab, beberapa sekolah mensyaratkan hal tersebut untuk bisa mengikuti PTM.
“Sistem online ini kan belum semuanya tercakup dan terhubung, sehingga tetap dibutuhkan pelayanan tatap muka. Apalagi, seringkali masyarakat juga membutuhkan konsultasi dengan petugas pelayanan,” katanya, Selasa (31/8/2021).
“Untuk hari pertama PTM ada 27 sekolah, terdiri dari 15 SD dan 12 SMP, namun hari ke dua, yaitu Kamis (2/9/2021), akan langsung ditambah lagi dengan 27 sekolah, sehingga total ada 54 sekolah yang akan melaksanakan PTM,” jelas Irawati,…