Satgas COVID-19 Provinsi Maluku meminta pemerintah daerah di 10 kabupaten dab kota, untuk mempercepat proses vaksinasi di wilayah kerjanya. Hal itu dikarenakan, cakupan capaian vaksinasi di ke-10 daerah tersebut masih terlalu rendah.
Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Maluku menyebut, capaian vaksinasi secara kumulatif di wilayah itu baru 26,71 persen, dari target 1.417.690 orang atau mencapai 378.673 orang.
"Terhitung pekan lalu kita telah menutup seluruh RS lapangan di kota Ambon, dan saat ini yang masih beroperasi RS lapangan milik Pemprov Maluku, yakni asrama haji," kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy di Ambon, Selasa (28/9/2021).
Panitia Kerja RSUD dr. M. Haulussy bentukan DPRD Maluku menemukan masih ada tenaga kesehatan yang berstatus honorer antara lima sampai sembilan tahun namun upah mereka masih jauh di bawah standar upah minimum provinsi.