Warganya ramah, senyum mereka merekah bak bunga musim semi, dan setiap sore, alunan zikir, shalawat dan kidung-kidung suci mendengung bagai lebah terdengar merdu dari surau kecil di tengah dusun.
Angin berhilir kencang, mengayunkan dahan-dahan pepohon yang ada di dalamnya. Juga ada yang jatuh berserak memenuhi jalan setapak hutan, yang dibuat oleh pelancong-pelancong nakal dari negeri seberang yang tak membawa paspor (surat izin)…