Hari Pahlawan, Moseum HM Soeharto ramai dikunjungi wisatawan
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
YOGYAKARTA, Cendana News — Kawasan dusun Kemusuk, desa Argomulyo, Sedayu, Bantul, nampak begitu ramai pada Kamis (10/11/2022) kemarin.
Tepat pada momentum peringatan hari Pahlawan Nasional 10 November itu, ada ratusan orang asal berbagai tempat mengunjungi dusun terpencil di Yogyakarta itu.
Mereka adalah para siswa pelajar mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP hingga wisatawan luar daerah seperti dari Jawa Timur, Kalimantan bahkan Nusa Tenggara Timur.
Kedatangan mereka ke dusun Kemusuk, Argomulyo, memang bukan tanpa alasan. Di Hari Pahlawan itu, mereka sengaja jauh-jauh datang ke Moseum Memorial Jendral Besar HM Soeharto, untuk mengenal, mempelajari serta meneladani salah satu sosok dan tokoh besar RI HM Soeharto.
“Total ada sekitar 800 orang lebih masyarakat yang mengunjungi Moseum HM Soeharto pada Hari Pahlawan kemarin. Mereka terdiri dari anak-anak, pelajar maupun bapak ibu guru dan wisatawan luar daerah,” ujar pengelola, Gatot Nugroho.
Menurut Gatot, walaupun sebagai tokoh bangsa, Pak Harto, sampai sekarang belum diberikan gelar kehormatan sebagai pahlawan bangsa. Akan tetapi sosok Pak Harto merupakan tokoh yang sangat di kagumi oleh masyarakat Indonesia.
“Pahlawan adalah patriot sejati, pemimpin yang dikenal akan suri tauladannya oleh bangsa, negara dan rakyatnya. Sehingga tak heran banyak masyarakat yang mengunjungi Moseum HM Soeharto setiap kali peringatan Hari Pahlawan,” katanya.
Diungkapkan Gatot, pada peringatan hari Pahlawan kemarin, Museum H.M Soeharto yang secara administratif terletak di dusun Kemusuk Lor. Jl Nulis Puluhan, Srontakan, Argomulyo, Kec. Sedayu, Kab. Bantul, DIY ini sejak pagi sudah dipenuhi pelajar dan guru dari delapan sekolah.
Sejumlah rombongan sekolah yang berkunjung itu antara lain adalah : TK Indriyasan Sedayu, Bantul, TK Indriyasana , Sidomoyo, Godean, Sleman, SD Negeri Pojok, Kecamatan Melati, SLB Muhammadiyah Gamping, Sleman. SD Muhammadiyah Jogodayoh, Bambanglipuro Bantul, SPS Amanah Candi Sumberadi Mlati Sleman, Paud Al Mutaqqin Sleman, hingga SMP Mataram, Kecamatan Kasihan Bantul.
“Di samping juga hadir beberapa rombongan lain yang merupakan wisatawan daru Madiun, Jawa Timur, Kalimantan Tengah dan Nusa Tenggara Timur,” katanya.
Diungkapkan Gatot selain untuk berwisata, para pengunjung sengaja datang ke Moseum HM Soeharto, dengan tujuan untuk mengenang, mempelajari serta meneladani bapak bangsa HM Soeharto.
“Mereka juga datang untuk mendoakan Pak Harto yang telah memiliki begitu banyak jasa besar bagi bangsa dan negara kita Indonesia,” katanya.