Yayasan Damandiri Akan Tambah Dua Desa Binaan, Sasarannya Desa di Sekitar Jabar
Editor: Koko Triarko
YOGYAKARTA – Yayasan Damandiri tahun ini akan melanjutkan program pemberdayaan ‘Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML)’.
Bahkan, tahun ini Yayasan Damandiri menargetkan akan menambah dua desa desa binaan (DCML) di dua wilayah berbeda.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Yayasan Damandiri, Firdaus, kepada Cendana News.
“Ya, tentu program (Desa Cerdas Mandiri Lestari) ini akan terus kita jalankan. Selain 15 DCML yang sudah jalan, kita juga sedang berencana menambah DCML baru. Minimal dua DCML untuk tahun 2022 ini,” ujarnya.
Firdaus mengaku masih mempertimbangkan desa-desa mana saja yang akan ditetapkan sebagai desa binaan tersebut.

Namun, diproyeksikan keberadaan dua desa binaan tersebut masih berada di wilayah pulau Jawa.
“Belum tahu, masih kita lihat dulu. Namun proyeksinya tetap di wilayah pulau Jawa. Ada kemungkinan di sekitar wilayah Jawa Barat,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui sejak didirikan oleh HM Soeharto pada 1996, Yayasan Damandiri tak pernah berhenti membantu pemerintah dalam mengentaskan persoalan kemiskinan.
Selama lima tahun ini Yayasan Damandiri fokus meningkatkan taraf hidup masyarakat, melalui program pemberdayaan di tingkat desa.
Dicanangkan sejak 2017 lalu, program Desa Cerdas Mandiri Lestari telah berjalan di 15 desa binaan yang tersebar di berbagai daerah.
Yayasan Damandiri telah menyalurkan dana hibah miliaran rupiah untuk kegiatan sosial.
Seperti bedah rumah, pengembangan PAUD dan TK, Posyandu-Balita, hingga renovasi masjid dan mushola.
Yayasan Damandiri juga aktif memberikan akses pinjaman modal usaha bagi puluhan ribu warga kurang di desa binaan.
Melalui berbagai program pemberdayaan, kualitas SDM di setiap desa binaan diharapkan dapat makin meningkat.
Dengan begitu, pendapatan dan kesejahteraan warga juga akan makin meningkat.