Warga Banjarnegara Diminta Mewaspadai Potensi Hujan Lebat

Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin - foto Ant

PURWOKERTO – Warga Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), diminta untuk mewaspadai potensi hujan lebat, yang dikhawatirkan dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.

“Masyarakat kami ingatkan kembali, agar selalu berhati-hati dan mewaspadai dampak hujan lebat,” kata Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin, Minggu (24/10/2021).

Menurut prakiraan BMKG yang diterima pemerintah daerah, sejumlah wilayah di Jateng, termasuk Banjarnegara, berpotensi mengalami peningkatan curah hujan dalam beberapa hari ke depan. “Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, karena potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan angin kencang, biasanya mengalami peningkatan saat musim hujan. Terlebih lagi sejumlah wilayah di Banjarnegara rawan tanah longsor, sehingga harus hati-hati,” tambah Syamsudin.

Terutama, bagi mereka yang tinggal di wilayah rawan bencana, seperti yang tinggal di lereng perbukitan dan daerah aliran sungai. Masyarakat tidak perlu panik berlebihan, namun perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan lebat dengan durasi yang panjang hingga di atas 30 menit.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjarnegara, Aris Sudaryanto menambahkan, masyarakat segera melaporkan kepada perangkat desa setempat, jika menemukan adanya tanda-tanda awal bencana longsor. Seperti terjadinya rekahan tanah atau adanya pergerakan tanah, air yang tiba-tiba keruh dan berbagai tanda alam lainnya. Hal itu perlu dilakukan, mengingat pada Kamis (21/10/2021) pihaknya menerima laporan terjadinya bencana longsor di sejumlah titik.

“Pertama, kejadian longsor di Desa Mlaya Kecamatan Punggelan, lalu di Desa Penusupan dan Desa Biting Kecamatan Pejawaran, kemudian di Desa Susukan dan Desa Kubang Kecamatan Wanayasa,” rincinya.

Selain itu, ada juga laporan dari Desa Pasuruhan, Desa Binangun, Desa Sampang dan Desa Karangkobar Kecamatan Karangkobar. Menanggapi beberapa kejadian laporan yang terjadi dalam hari yang sama, pemerintah daerah menyatakan, turut prihatin dan mengajak semua masyarakat untuk lebih waspada. “Masyarakat yang ada di titik-titik rawan bencana longsor, juga kami minta untuk selalu waspada ketika hujan mulai turun lebih dari dua jam. Jika melihat kondisi tidak aman, alangkah baiknya segera mengungsi untuk sementara,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...