Sungai Berair Jernih Jadi Alternatif Destinasi Rekreasi di Bandar Lampung
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
LAMPUNG — Hiruk pikuk kota Bandar Lampung dengan kebisingan, polusi bisa dihindarkan dengan memilih kegiatan rekreasi. Tidak hanya yang berbayar, sungai atau Way dalam bahasa Lampung bisa jadi alternatif bagi sebagian orang.
Ponijan, penyuka wisata alam dan petualangan sekaligus anggota komunitas motor mengaku lebih memilih rekreasi di perbukitan. Rute yang dipilih seperti Jalan Khadin Tihang, Keluragan Sukarame II, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung. Usai melakukan perjalanan, ia bisa berhenti sejenak di sungai Way Suka Padang.
Aliran sungai berair jernih sebut Ponijan jadi alternatif untuk bersantai sekaligus sebagai tempat mencuci motor sembari menenangkan pikiran.
“Suasana alam pedesaan bisa dinikmati sambil menyeruput kelapa muda, durian serta manggis, cocok menjadi destinasi alternatif tanpa harus mengeluarkan biaya banyak, namun tetap bisa merelaksasi pikiran,”terang Ponijan saat ditemui Cendana News, Minggu (8/8/2021).
Ponijan menyebut lokasi sungai Way Suka Padang berada di dekat sejumlah destinasi wisata alam lainnya. Aliran sungai jernih tersebut berada di dekat Wira Garden dan bumi perkemahan green hill. Udara yang masih bersih jadi pilihan baginya untuk mendapat oksigen yang baik untuk kesehatan.
Gemercik air sungai, kicauan burung, air yang dingin, jernih juga dinikmati oleh Stevani. Ia menyebut sejumlah destinasi wisata maenstream di kota Bandar Lampung yang tutup sementara menjadikan sungai, kebun jadi pilihan. Sungai jernih mengalir di antara bebatuan hitam sebutnya masih banyak terlihat ikan, siput. Ia bahkan bisa mencium aroma rerumputan yang masih berembun.
“Sangat tepat mengunjungi sungai Way Suka Padang pada pagi hari karena masih asri, apalagi musim kemarau aliran sungai stabil tidak banjir,” ulasnya.
Stevani yang sepekan bekerja mengaku bisa menikmati suasana sungai Way Suka Padang. Angin yang berhembus membuat sejumlah rumpun bambu berderak dengan tambahan kicauan burung. Air sungai yang jernih bahkan menjadi kesempatan baginya untuk berendam. Berjalan diantara pasir, kerikil kali sekaligus menjadi terapi refleksi untuk kesehatan sekaligus refresh pikiran.
Tepat di bagian bawah pada cabang yang berbeda, sungai atau Kali Akar di Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Selatan. Kali Akar yang telah direhabilitasi dengan keberadaan wisata sejarah spot sumur Putri kerap dikunjungi wisatawan. Bagi anak anak, aliran kali Akar yang dilengkapi dengan bendungan jadi tempat rekreasi murah meriah.
Isdianto, salah satu anak asal Teluk Betung memilih berlibur ke kali akar.
“Sungai di bagian bawah atau hilir relatif sudah kotor sehingga kami memilih datang ke kali akar bagian hulu agar bisa berenang,” cetusnya.
Rekreasi di sungai sebut Isdianto bagi anak anak menjadi hal menyenangkan. Ia melakukan kegiatan rekreasi dengan berendam, bermain air hingga terjun layaknya di kolam renang. Sungai yang memiliki dasar lumpur sebutnya bahkan kerap digunakan mencari kepah. Membawa alat masak, usai mendapat kepah ia dan rekan rekannya bisa memasak mi rebus, kepah untuk menikmati rekreasi di sungai.

Pada bagian lain Isdianto mengaku jembatan akar atau dikenal jembatan merah jadi tempat favorit untuk rekreasi. Kawasan yang telah disulap menjadi destinasi wisata sungai jadi pilihan untuk bersantai.
“Biasanya kami membawa bekal makanan dari rumah, makan bersama dengan tambahan hasil mencari kepah,” bebernya.
Di bagian lebih bawah, sungai Way Sukamaju di Kecamatan Teluk Betung Timur jadi tempat rekreasi menarik. Hendarto, salah satu orangtua yang mengajak anak anak memancing mengaku saat kemarau sungai bisa jadi tempat menarik. Tanpa aliran yang besar anak anak bisa mencari kepah, kerang sungai dan memancing ikan pada sejumlah cekungan.
“Saat libur rekreasi di sungai jadi alternatif, memancing dengan umpan pelet buatan bisa mendapat ikan sungai,” ulasnya.