Waduk Rawa Dongkal, Wisata dan Spot Mancing Gratis di Jakarta Timur

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Waduk Rawa Dongkal yang berada di kawasan permukiman Bukit Permai Cibubur, tepatnya di Jalan Raya Cibubur, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur menjadi alternatif liburan dan sport mancing bagi warga Jakarta Timur di akhir pekan.

Ketua Regu Waduk Rawa Dongkal PJLP UPT Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Ciracas, Rachmat Tanjung saat ditemui di lokasi waduk, Minggu (8/7/2021).foto: Sri Sugiarti

Terlihat beberapa pengunjung menikmati suasana alam Waduk Rawa Dongkal sambil memancing dengan kail yang telah dilekatkan umpan kroto dan styropon yang dilempar ke dalam air. Ada juga yang duduk santai di kursi berbahan kayu yang berada di tepi waduk, untuk menikmati hembusan angin dari rindangnya pohon.

Anggota Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) Unit Pelaksana Teknik (UPT) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Ciracas, Rachmat Tanjung mengatakan, waduk ini menjadi salah satu pilihan warga Jakarta Timur untuk destinasi wisata, menikmati keindahan hamparan air dan semilir angin yang terhempas dari rindangnya pepohonan.

“Waduk Rawa Dongkal ini menyatu dengan hutan kota, jadi pilihan wisata warga Jakarta, menikmati suasana alam sambil memancing,” kata Rachmat Tanjung yang merupakan Ketua Regu Waduk Rawa Dongkal PJLP UPT Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Ciracas, kepada Cendana News saat ditemui di area waduk, Minggu (8/7/2021).

Di tengah kondisi perpanjangan pembatasan kegiatan masyarakat karena dampak pandemi Covid-19, banyak tempat rekreasi yang tutup.

“Waduk Rawa Dongkal ini merupakan rawa asli yang berpotensi sebagai destinasi wisata warga Jakarta untuk menghilangkan kepenatan,” ujarnya.

Dalam waduk seluas tiga hektar lebih ini menurutnya, sangat terjaga ekosistem habitat ikannya.

“Di waduk ini banyak jenis ikan yang hidup, ada mujair, nila, ikan emas dan lele. Warga boleh mancing sambil wisata, tapi tidak boleh pakai jaring, karena itu dapat merusak ekosistem ikan, bibit ikannya bisa terangkat,” ujar pria kelahiran 37 tahun ini.

Saat memancing dengan kail pun kata dia, jika didapat ikan kecil, maka ikan itu harus dikembalikan ke dalam waduk ini karena belum layak dikonsumsi.

Marwan (34), salah satu penghobi mancing mengaku kerap memancing ikan di waduk ini. Tidak hanya saat hari libur Sabtu dan Minggu, bahkan setiap hari pada sore hari biasanya.

“Suasananya adem, kalau sore itu banyak yang mancing. Saya bisa saban hari mancing di sini, ikan yang didapat beragam, tapi lebih sering ikan mujair,” ujar Marwan, kepada Cendana News ditemui di Waduk Rawa Dongkal, Minggu (8/7/2021).

Menurutnya, Waduk Rawa Dongkal menjadi tempat hiburan bagi penghobi mancing. Areanya sangat luas dibandingkan dengan tempat pemancingan berbayar. Sehingga tak herap setiap harinya selalu ramai yang mancing, bahkan bisa hingga malam, masih ada yang berdatangan.

“Areanya luas dan gratis membuat kita yang hobi mancing nyaman, meski ikan yang ditangkap ikan mujair. Tapi kalau ikan kecil yang dikail, harus dilepaskan ke waduk, itu peraturannya,” ujar Marwan yang merupakan warga Bukit Permai Cibubur.

Muhari (50) pemancing lainnya juga mengaku hampir setiap pekan mancing dan menikmati suasana alam di Waduk Rawa Dongkal, bersama cucunya.

“Saya disini siang sampai sore. Saya mancing, cucu saya main di hutan Rawa Dongkal lihat pohon-pohon banyak jenisnya,” ujar Muhari, yang merupakan warga Ciracas, Jakarta Timur.

Pantauan Cendana News, di tepi Jalan Raya Cibubur tepatnya di balik panggar besi pembatas Waduk Rawa Dongkal dan jalanan, terlihat ramai penjual makanan dan minuman dengan tetap taat protokol kesehatan (prokes).

Para penghobi mancing pun usai memancing terlihat menikmati sajian makan di area tersebut.

Lihat juga...