Saat Ini Baru 36 Persen, Papua Barat Targetkan 50 Persen Warga Tervaksinasi di akhir Agustus
Saat ini, sudah 291.770 orang penduduk Provinsi Papua Barat, telah divaksinasi COVID-19. Dengan demikian, persentase vaksinasi hingga saat ini adalah 36,6 persen. “Target kami, di akhir Agustus 2021 pelayanan vaksinasi di Papua Barat sudah mencapai 50 persen,” ujarnya Dominggus di Sorong, Sabtu (21/8/2021).
Karena itu, Gubernur mengajak masyarakat di Papua Barat yang belum divaksin, agar mendatangi tempat pelayanan vaksinasi baik di puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), rumah sakit, maupun tempat-tempat pelayanan vaksinasi secara massal. Masyarakat tidak perlu takut, dikarenakan pelayanan vaksinasi dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih dan profesional. “Penanganan COVID-19 terutama vaksinasi bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggungjawab semua pihak, guna menyukseskan agenda nasional, dua juta vaksin sehari,” tandasnya.
Sementara itu, Pemkot Yogyakarta melaksanakan vaksinasi COVID-19 hingga tingkat kecamatan, guna meningkatkan cakupan program dan semakin memudahkan masyarakat mengakses vaksin. “Tentunya dengan sasaran warga di kecamatan setempat. Tujuannya untuk mendekatkan masyarakat mengakses vaksin,” kata Sekretaris Satgas Percepatan Vaksinasi COVID-19 Kota Yogyakarta, Tri Hastono, di Yogyakarta Sabtu (21/8/2021).
Pemerintah kecamatan, akan menggelar vaksinasi minimal satu pekan sekali, dengan kapasitas bervariasi antara 300 hingga 500 dosis, untuk warga setempat. Diharapkan, masyarakat semakin mudah mengakses vaksin, sehingga upaya untuk mencapai kekebalan komunitas di Kota Yogyakarta bisa dicapai. Sesuai data, dari 14 kecamatan di Kota Yogyakarta, Kecamatan Gondokusumen mencatatkan capaian vaksinasi tertinggi, sedangkan capaian terendah Kecamatan Jetis.
Sementara itu, Pemkot Yogyakarta, saat ini sudah mengaktifkan tiga sentra vaksinasi, yaitu di XT-Square yang melayani vaksinasi setiap hari, Senin hingga Minggu, di PDAM Tirtamarta yang melayani vaksinasi pada Senin hingga Jumat, dan di Kantor Pusat BPD DIY, yang melayani pada Sabtu dan Minggu.
Rencananya, sentra vaksinasi tersebut akan diaktifkan hingga September. “Nanti, akan kami lihat bagaimana perkembangannya. Jika antusiasme masyarakat masih tinggi, maka layanan akan tetap dilanjutkan,” katanya.
Masyarakat yang ingin mengakses layanan vaksinasi di sentra-sentra vaksinasi, dapat mendaftar melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS). “Untuk akhir-akhir ini, kami memanfaatkan vaksin AstraZeneca untuk pelayanan vaksinasi di sentra-sentra tersebut,” katanya.
Tri Hastono menyebut, minat masyarakat untuk mengikuti vaksinasi di sejumlah sentra vaksinasi masih cukup tinggi. Di PDAM Tirtamarta mencapai 85 persen dan BPD DIY mencapai 95 persen, dari target vaksinasi harian. “Karena vaksin yang digunakan adalah AstraZeneca, maka warga yang bisa mengakses vaksin adalah warga yang sudah berusia 18 tahun ke atas,” katanya.
Warga yang datang ke lokasi sentra vaksinasi, lanjut Tri, cukup beragam, tidak hanya warga usia muda tetapi juga lansia. “Warga menilai, jenis vaksin terbaik adalah vaksin yang bisa diakses paling cepat,” katanya. (Ant)