Jadwal 26 Agustus Indonesia di Paralimpiade Tokyo, Laga Peluang Medali
Widi, sapaan akrab Ni Nengah Widiasih, dijadwalkan akan turun pada nomor 41kg putri di Tokyo International Forum mulai pukul 11:00 WIB. Atlet asal Bali itu bakal bersaing dengan sembilan wakil dari negara lain seperti, Lara Aparecida de Lima (Brazil), Guo Lingling (China), dan Cristina Poblador Granados (Kolombia).
Widiasih adalah peraih perunggu Paralimpiade Rio de Janeiro, Brazil pada 2016. Ketika itu, dia menempati peringkat ketiga, setelah mencatatkan angkatan terbaik 95kg. Sementara emas waktu itu, diraih wakil Turki, Nazmiye Muratli dengan 104kg dan perak diraih, Zhe Chui asal China dengan 102kg. Namun demikian, untuk meraih emas di Paralimpiade Tokyo, perjalanan Widi diprediksi tidak akan mudah.
Dia harus bersaing dengan, Guo Lingling, yang merupakan seorang juara dunia dua kali pada 2017 dan 2019. Dia juga saat ini memegang rekor dunia dengan total angkatan 118kg, saat tampil di Kejuaraan Dunia 2019 di Nur-Sultan, Kazakhstan. Kemudian ada nama, Noura Badour dari Suriah. yang merupakan peraih perunggu di Kejuaraan Dunia 2019. Satu lagi yang akan menjadi lawan berat Widi adalah, Leidy Rodriguez, dari Kuba yang disebut bisa membuat kejutan. Dia adalah peraih emas dalam Parapan American Games 2019 di Lima, Peru.
NPC Indonesia sendiri mencanangkan perunggu untuk cabang para-powerlifting. Dengan persiapan matang yang telah dilakukan, Widi diharapkan mampu memberikan medali pertama untuk Kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo.
Selain Widi, Indonesia juga berpeluang meraih medali dari cabang olahraga para-balap sepeda, melalui Muhammad Fadli Imammudin. Wakil Indonesia satu-satunya pada cabang tersebut, akan melakoni debut di Paralimpiade Tokyo dengan turun di nomor 1.000 meter Time Trial C4-5 putra. yang digelar di Izu Veledrome, Kamis (26/8/2021) pukul 12:00 WIB.
Fadli, akan beradu kecepatan dengan deretan 20 atlet para-balap sepeda terbaik dunia lainnya. misalnya dua wakil Brazil Andre Luiz Grizante dan Lauro Chaman. Selain itu Kolombia juga mengirim dua wakil, Diego German Duenas dan Edwin Fabian Matiz Ruiz. Spanyol, Prancis, dan Malaysia, masing-masing juga mengirim dua atlet.
Sisa dari pesaing Fadli adalah, Jody Cundy (Inggris Raya), Zsombor Wermeser (Hungaria), Ronan Grimes (Irlandia), Carol-Eduard Novak (Rumania), Sergei Pudov (RPC), Jozef Metelka (Slovakia), Yegor Dementyev (Ukraina), Christopher Murphy (Amerika Serikat). Fadli akan turun di heat ketujuh. Dia diharapkan dapat memberikan hasil terbaik dalam debutnya di Paralimpiade Tokyo.
David Jacobs, berpeluang meraih tiket babak delapan besar karena secara statistik lebih unggul daripada Reyes. Dari peringkat, wakil Indonesia lebih baik dengan berada di posisi kedua dunia. Sedangkan Reyes menempati urutan ketujuh dunia. Pun demikian dari pertemuan, David Jacobs, lebih mendominasi dengan mengantongi lima kemenangan dari total delapan pertandingan melawan Reyes.
Keduanya kali terakhir saling berhadapan di semifinal 2nd PTT Spanish Open 2018. Kala itu, David Jacobs menang dengan skor (3-2) 11-3, 11-9, 9-11, 5-11, 11-8. Dalam ajang tersebut David Jacobs juga keluar sebagai juara. Sebelumnya, David Jacobs meraih medali perunggu pada Paralimpiade London 2012 setelah mengalahkan Reyes dengan skor (3-1) 11-9, 7-11, 11-5, 11-6.
Sementara Adyos Astan, akan berhadapan dengan wakil Polandia, Rafal Lis, dalam lanjutan persaingan Grup A kelas 4 di meja tujuh Tokyo Metropolitan Gymnasium, Kamis, pukul 15:20 WIB. Adyos diharapkan mampu meraih kemenangan pertama, setelah kemarin kehilangan poin usai kalah dari wakil Turki Abdullah Ozturk dengan skor 1-3 (8-11, 11-6, 3-11, 7-11).
Jadwal Kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo Kamis, 26 Agustus 2021
Para-powerlifting
Ni Nengah Widiasih – 41kg putri
11:00 WIB – Final
Para-balap sepeda
M Fadli Imammudin
12:00 WIB – Men’s C4 1000m Time Trial
Para-tenis meja
14:00 WIB – Grup B Kelas 10 – David Jacobs vs Jose Manuel Ruiz Reyes (Spanyol)
15:20 WIB – Penyisihan Grup A Kelas 4 – Adyos Astan vs Fadal Lis (Polandia)
Tentatif – Penyisihan Grup A Kelas 10 – Komet Akbar vs Gilles de la Bourdonnaye (Prancis)