Kementan Pastikan Stok Beras Nasional 2021 Melimpah

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Meski kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia masih fluktuatif, namun Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta masyarakat tidak mengkhawatirkan ketersediaan beras nasional. Syahrul memastikan ketersediaan stok beras nasional tahun 2021 ini sangat melimpah.

“Dan saat ini di sejumlah wilayah di Indonesia tengah berlangsung musim panen, jadi stok beras kita aman dan melimpah,” ujar Syahrul dalam keterangan pers yang diterima Cendana News, Senin (26/7/2021).

Syahrul juga menekankan kepada para petani agar lahan-lahan pasca panen itu segera ditanami kembali, sehingga bisa selalu produktif.

“Kuncinya setelah panen lahan tidak boleh nganggur, petani langsung mengolah lahan untuk tanam lagi. Pada saat ini di seluruh Indonesia tidak ada hari tanpa panen, tidak ada hari tanpa tanam. Tidak ada lahan yang nganggur lebih dari satu bulan. Potensi sumber air untuk mengairi sawah kita optimalkan,” tukas Syahrul.

Untuk mensukseskan program peningkatan produksi melalui percepatan tanam ini, Syahrul menegaskan, bahwa ia dan seluruh jajaran Kementan secara masif turun ke lapangan.

“Kementan siap memberikan bantuan benih, alat mesin pertanian, obat-obatan, pupuk, serta pendampingan kepada petani bahkan mendorong petani mengakses dana kredit Usaha Rakyat (KUR) di perbankan,” tandasnya.

Selain menjamin kegiatan produksi, Syahrul juga memastikan kemampuan penggilingan (rice milling unit/RMU) yang dapat menghasil beras berkualitas dan kemampuan Bulog maupun penggilingan dalam menyerap gabah petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Dengan begitu, petani tidak mengalami kesulitan dari hulu sampai hilir.

“Oleh karena itu, kami sangat yakin ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menambahkan pihaknya menurunkan tim di lapangan untuk menyukseskan kegiatan panen dan percepatan tanam. Saat ini beberapa wilayah terutama sentra padi di Indonesia tengah memasuki waktu panen seperti di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Barat dan juga pulau Sulawesi.

“Memasuki musim panen raya stok beras kita makin meningkat menambah stok yang sebelumnya. Pada musim panen kita tetap jaga stabilisasi harga dan kita berharap upaya ini sekaligus menambah kesejahteraan petani,” ungkap Suwandi.

Melansir data yang dikeluarkan BPS dan juga diolah Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat, produksi beras pada bulan Juni mencapai 2,59 juta ton ditambah stok yang ada menjadi 10,6 juta ton pada posisi akhir Juni 2021 dan prognosa stok akhir Desember 2021 sebesar 9,6 juta ton.

Lihat juga...