Hobi Berkebun Hasilkan Aneka Sayuran dan Buah

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURWOKERTO — Dari hobi bercocok tanam, pasangan suami-istri, Wiku Jati Bramasto dan Uchy Bramasto selalu memenuhi kebutuhan sayur-sayuran dari kebun sendiri. Bahkan, seringkali hasil panen yang cukup banyak dibagikan kepada tetangga sekitar di Desa Banteran, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.

Beragam tanaman tampak menghijauan halaman rumah, baik depan maupun samping rumah. Mulai dari tanaman buah-buahan seperti rambutan, kelengkeng, jeruk, pisang, mangga serta jambu air beraneka jenis. Hingga tanaman sayuran seperti pokcoy, kangkung, cabai, kacang panjang dan lain-lain.

“Sudah hobi sejak dulu bercocok tanam, sehingga tidak bisa melihat lahan terbengkelai tidak ditanami. Bahkan kita juga menambah dengan tanaman yang dalam polybag-polybag,” kata Wiku Jati.

Menurut Wiku Jati, memelihara tanaman sayuran sangat mudah. Untuk sayuran di polybag, sepanjang kebutuhan sinar matahari tercukupi dan rutin disiram, maka tanaman akan tumbuh subur. Sedangkan tanaman yang dikebun, sesekali hanya perlu dibersihkan dari tanaman liar.

“Kalau ada tanaman yang terserang hama, kita browsing untuk cara pengobatannya dan jenis obatnya, jadi otodidak, belajar sendiri untuk memelihara semua tanaman ini,” tuturnya.

Untuk tanaman buah, seperti rambutan dan mangga, lanjutnya, biasanya banyak diserang semut atau hama yang menyerang daun. Wiku Jati mengaku, cukup menyemprotkan pembasmi hama dan memangkas beberapa batang tanaman yang sudah banyak diserang.

“Yang terpenting jangan sampai terlambat untuk mengatasi serangan hama pada tanaman,” katanya berbagi tips.

Hal serupa juga disampaikan Uchy Brastomo. Menurutnya, banyak keuntungan yang diperoleh dari bercocok tanam. Selain bisa menikmati hasil sayuran serta buah-buahan langsung dari pohonnya, juga bisa berbagi dengan tetangga sekitar.

“Untuk sayuran pokcay itu panen setiap dua bulan, kangkung juga, jadi kalau panen, kita bagikan ke para tetangga, karena cukup banyak,” katanya.

Uchy mengaku sudah hobi bercocok tanam, jauh sebelum pandemi. Saat pandemi, hobi bercocok tanamnya semakin bertambah, karena banyak waktu luang. Ia juga hampir tidak pernah berbelanja sayuran, karena hampir semua ada dikebunnya.

“Untuk jambu air, kita memiliki beberapa jenis, mulai dari jambu air demak, jambu air delima, serta jambu air bol. Pemeliharaannya juga cukup mudah, hanya pada saat awal tanam, harus rutin diberi pupuk sampai tanaman kuat untuk tumbuh sendiri. Kalau untuk sayuran, tidak pernah berbelanja, semua tinggal ambil dari kebun saja,” katanya.

Lihat juga...