32 Pegawai Puskesmas Positif Covid-19, Layanan Vaksin Ditunda

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Sebanyak 32 pegawai di lingkungan Puskesmas Purwokerto Timur 1, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga jadwal vaksin massal yang seharusnya dilaksanakan besok, Senin (28/6/2021), terpaksa ditunda.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, sebanyak 32 pegawai yang terpapar Covid-19, sebagian merupakan tenaga kesehatan (nakes) dan lainnya merupakan pegawai bagian administrasi. Demi upaya pencegahan penyebaran Covid-19, maka jadwal vaksin massal yang ditangani oleh puskesmas tersebut terpaksa ditunda.

“Ada 32 pegawai yang positif Covid-19, sehingga untuk pelayanan kesehatan sementara dialihkan ke puskesmas lain yang berdekatan dan untuk jadwal vaksin massal juga ditunda,” katanya, Minggu (27/6/2021).

Sedianya, jadwal vaksin massal akan dilaksanakan di Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur pada hari Senin (28/6/2021). Sehingga pihak puskesmas harus memberikan pemberitahuan kepada masyarakat sekitar terkait penundaan layanan vaksin massal tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, jumlah pegawai di Puskesmas Purwokerto Timur 1 ada 40 orang lebih. Dan yang terpapar Covid-19 menacapai 86,5 persen, sehingga pelayanan kesehatan harus dialihkan.

“Untuk pelayanan kesehatan tetap dilakukan, hanya saja dialihkan ke puskesmas terdekat. Sehingga masyarakat tetap bisa berobat. Pengalihan pelayanan tersebut mulai dilakukan hari Senin besok sampai dengan tanggal 6 Juli mendatang, sambil dilakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan di area puskesmas,” jelas Sadiyanto.

Terkait dengan pelaksanaan vaksin massal untuk warga sekitar yang ditunda, Sadiyanto mengatakan, belum bisa memastikan kapan jadwal vaksin massal susulan tersebut. Menurutnya, vaksin massal bisa dilakukan setelah Puskesmas Purwokerto Timur 1 aktif kembali melayani masyarakat.

“Kemungkinan setelah tanggal 6 Juli, baru dijadwalkan kembali untuk vaksin massal di wilayah tersebut,” ucapnya.

Sebelumnya, sebanyak 14 orang tenaga kesehatan di Rumah Sakit (RS) Elisabeth Purwokerto juga terpapar Covid-19. Rumah sakit tersebut sempat ditutup sejak selama satu minggu dan saat ini sudah mulai beroperasi kembali.

“Untuk Rumah Sakit Elisabeth sudah kembali membuka pelayanan kesehatan sejak hari Kamis kemarin. Pelayanan kesehatan sudah dilakukan kembali, namun dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat,” jelas Kadinkes.

Melihat perkembangan Covid-19 yang masih terus mengalmai peningkatan, Sadiyanto berpesan, agar penerapan protokol kesehatan mutlak dilakukan semua warga Banyumas.

Mengingat saat ini, kabupaten yang masuk zona merah di Jawa Tengah terus bertambah, bahkan di wilayah Jateng barat bagian selatan, tinggal dua kabupaten yang masih bertahan di zona orange, yaitu Kabupaten Banyumas dan Purbalingga.

Sementara kabupaten lain, seperti Cilacap, Banjarnegara, serta Kebumen sudah masuk zona merah.

Lihat juga...