Pupuk Kompos Daun Suplir Cocok untuk Metan Tanaman Hias
Editor: Makmun Hidayat
SEMARANG — Suplir menjadi salah satu tanaman hias yang pernah tren di Indonesia di era tahun 80-an. Tumbuhan paku-pakuan tersebut banyak ditanam oleh masyarakat sebagai penghias kebun, teras atau rumah.
Kini meski tidak se-booming pada masa jayanya, tanaman tersebut tetap dapat dirasakan manfaatnya. Salah satunya sebagai pupuk kompos, sekaligus media tanam (metan) tanaman hias, khususnya untuk jenis aglonema.
“Metan menjadi salah satu unsur yang penting, dalam tanaman hias. Jika sesuai, maka tanaman hias tersebut dapat tumbuh subur dan berkembang. Termasuk untuk aglonema, metan yang cocok digunakan yakni daun suplir, yang sudah dibuat pupuk kompos,” papar pedagang tanaman hias, Agus, saat ditemui di tempatnya berjualan di kawasan Pedalangan Kota Semarang, Rabu (27/1/2021).
Dipaparkan, dalam proses pembuatannya, pupuk kompos daun suplir tersebut, sama seperti halnya dalam pembuatan kompos pada umumnya.
“Daun yang masih hijau atau sudah kering dipotong-potong hingga ukuran kecil, kemudian difermentasi hingga membusuk. Caranya dengan menambahkan larutan EM4, sebagai mikroorganisme pengurai,” terangnya.

Kompos daun suplir yang sudah jadi tersebut, kemudian bisa dimanfaatkan untuk metan tanaman hias, khususnya aglonema.
Dipaparkan ada sejumlah keuntungan menggunakan media tanam tersebut, yakni akar tanaman akan lebih mudah tumbuh, selain itu tanaman juga lebih sehat dan tumbuh subur karena secara tidak langsung juga sudah dipupuk.
Untuk penggunaan sebagai metan, pupuk kompos suplir tersebut perlu dicampur dengan segenggam sekam (kulit padi) bakar, untuk semakin meningkatkan kandungan unsur hara yang dimiliki.
“Jadi, metan daun suplir ini juga bisa menjadi pupuk organik untuk tanaman. Jadi bisa dua manfaat sekaligus, sebagai metan dan pupuk organik. Dalam penggunaannya pun mudah, hanya ditinggal disiram secara teratur,” tambahnya.
Sementara, salah seorang penggemar tanaman hias, sekaligus pengguna metan pupuk kompos daun suplir, Nining Abdi, mengaku tertarik menggunakan metan tersebut, karena banyak manfaatnya.
“Aglonema itu termasuk tanaman yang sudah kondisi lembab, namun tidak terlalu basah. Dengan metan pupuk kompos ini, menyerupai dengan habitat aslinya. Selain itu, metan ini juga sekaligus menjadi pupuk organik bagi tanaman, sehingga harapannya tumbuh subur,” terangnya.
Meski dirinya baru mencoba, namun dengan melihat tanaman aglonema yang ada di tempat tersebut yang dapat tumbuh subur, dirinya pun tertarik untuk menggunakannya. “Mudah-mudahan, tanaman aglonema yang ada di rumah juga bisa tumbuh subur seperti yang ada di sini,” pungkasnya.