Pariwisata Global Makin Terintegrasi dengan Wisata Halal

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Ketua Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI), Riyanto Sofyan, mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, tren pengembangan pariwisata global semakin terintegrasi dan sejalan dengan karakteristik wisata halal atau wisata ramah muslim. Yakni memiliki tatanan mengutamakan kesehatan, keselamatan, mengangkat wisata lokal, peduli lingkungan dan menjalankan pariwisata yang berkelanjutan.

“Pariwisata semakin terintegrasi, dan bisa sejalan dengan wisata halal. Ini terlihat pada tren pariwisata global yang prinsipnya peduli lingkungan, wisata sehat, dan kembali kepada keluarga,” ujar Riyanto kepada Cendana News saat dihubungi, Minggu (31/1/2021).

Bahkan jelas dia, tren pariwisata global di tengah pandemi Covid-19 sangat terasa. Yakni trennya tidak lagi beramai-ramai pengunjungnya ke lokasi wisata, tetapi lebih fokus pada keluarga atau komunitas kecil.

“Nah, wisata halal ini lebih fokus pada wisata ramah keluarga, sama seperti tren wisata global saat ini,” ujarnya.

Sedangkan kata dia, dalam pengembangan wisata ramah muslim, pemandangan alam dan keindahannya menjadi prinsip yang selalu dijaga untuk tetap dilestarikan.

Terkait wisata ramah muslim di Indonesia, menurutnya, wisatawan domestik atau nusantara menjadi sangat penting perannya.

Dalam pengembangan wisata halal, Riyanto berharap, pemerintah terkhusus Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memahami secara objektif prospek industri wisata halal ke depan.

Dia pun menyarankan agar pemerintah fokus pada quality tourism. “Yakni, di mana wisata halal memberikan peran besar dalam pariwisata berkualitas,” pungkasnya.

Lihat juga...