Kabupaten Kuningan Mulai Jalankan Vaksinasi Masal
KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (28/1/2021) mulai melaksanakan vaksinasi COVID-19 masal. Kegiatan diawali dengan penyuntikan sejumlah tokoh di daerah itu, dan juga tenaga kesehatan.
“Kita mulai melaksanakan vaksinasi dengan orang pertama yang disuntik vaksin Wakil Bupati Kuningan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, Susi Lusianti, Kamis (28/1/2021).
Pada Kamis (28/1/2021) pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara serentak di 15 Puskesmas. Kegiatannya menyasar tenaga kesehatan yang ada. Untuk vaksinasi tahap pertama, tenaga kesehatan di Kabupaten Kuningan yang akan diberi vaksin mencapai 3.860 orang.
Sedangkan, fasilitas kesehatan yang sudah ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi ada 50 lokasi fasilitas kesehatan. “Hari ini sudah mulai di 15 Puskesmas dan Jumat (29/1/2021) akan serentak di semua faskes yang telah ditunjuk,” kata Susi.
Susi menyebut, penyuntikan vaksin COVID-19 dosis pertama di Kabupaten Kuningan, ditargetkan selesai Minggu (31/1/2021) mendatang. Kemudian, vaksinasi akan dilakukan kembali 14 hari setelahnya. Dinas Kesehatan, juga selalu melakukan edukasi dan sosialisasi terkait vaksin COVID-19 kepada masyarakat, agar bisa diterima. “Kita targetkan pada Minggu (31/1/2021) vaksinasi tahap pertama selesai,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, menjalani vaksinasi COVID-19 yang kedua di RSU Kota Tangerang Selatan. Setelah penyuntikan, Airin dipastikan bisa langsung beraktivitas. ”Tubuh saya sudah diobservasi, hasilnya aman, jadi saya bisa beraktivitas seperti biasanya,” kata Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany usai disuntik di RSU Tangerang Selatan, Kamis (28/1/2021).
Wali Kota Airin sebelumnya telah divaksinasi COVID-19. Untuk yang pertama dilakukan di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun Kota Tangerang bersama kepala daerah lain di Provinsi Banten pada 14 Januari 2021 lalu. Airin menyebut, vaksinasi COVID-19 kedua, sama seperti pada tahap pertama, melalui empat meja tahapan yang disiapkan tenaga kesehatan.
Di meja pertama, dirinya melampirkan kelengkapan identitas dan melengkapi administrasi. ”Kemudian di meja dua saya melakukan akurasi kesehatan dan tensi darah. Hal ini berguna untuk memastikan bahwa keadaan tubuh sudah sesuai hingga bisa menerima vaksin,” jelasnya.
Di meja kedua, dirinya dipastikan lulus tahapan dan bisa menerima vaksin. Sehingga setelah itu dirinya menuju ke meja tiga untuk mendapatkan vaksin yang sudah disiapkan oleh tim kesehatan. Kemudian setelah menerima vaksin tersebut, Airin melanjutkan tahapan menuju meja empat. Pada meja ini, seluruh penerima vaksin akan diobservasi untuk memastikan tidak ada efek samping yang berdampak pada tubuh penerima vaksin.
Vaksin disebut Airin, merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang dilakukan pemerintah, guna menekan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia dan khususnya di Kota Tangerang Selatan. Diharapkan, dengan adanya vaksin, Indonesia bisa segera terbebas dari COVID-19. “Sebagaimana yang diharapkan juga oleh seluruh masyarakat yang ada di dunia,” pungkasnya. (Ant)