Cendana News – Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (BRTPD) DI Yogyakarta, menerapkan teknik pelatihan bina diri atau okupasi untuk membina dan melatih kemandirian para penyandang disabilitas tunagrahita. Saat ini, di BRTPD DIY tercatat ada sekitar 50 orang tunagrahita, dan 24 di antaranya disertai retardasi mental level sedang hingga berat. Untuk itu, terapi okupasi sebagai langkah terobosan dinilai penting, agar tunagrahita mampu mandiri, atau setidaknya mengurangi ketergantungan kepada orang lain.
Tren
- Sebuah Gazebo di Kebun Waluh
- “Ibu dan Anak” Pelukan Diam yang Menjaga Kehidupan
- Semiotika Politik Budaya Pergajahan atas Langkah Catur Jokowi dan Gajah Merah di Lampung: Antara Ganesha, Airavata, dan Mitos Politik Kontemporer
- Parade Puisi Muharram “Syair & Syiar” Sukses Digelar: Dari Refleksi Kota hingga Curhatan Santri Gen Z
- Padepokan Garuda Yaksa di Puncak Gunung Pancar: Ruang Spiritual Prabowo Subianto sebagai Satu-satunya Presiden yang Berumah dalam Sunyi Puncak Gunung
- Parade Puisi Muharram “Syair & Syiar”, Hadirkan Sastra, Spiritualitas, dan Santunan bagi Santri Yatim Duafa
- Hajatan Ketua Bawaslu Kulon Progo, Hadiahkan Suvenir “Maklumat Cinta”
- Tambang Ilegal Kembali Marak di Sangihe: Kenapa Belum Ada Tindakan Hukum?
- 315 Siswa SD Muhammadiyah Semoya Ikuti Wisuda Tahfidz dan Tilawati
- Sketsa Fortuner Tiyo Ardianto dan Belitan Kasus Hukum Hinaan terhadap Presiden di Tengah Dugaan Politisasi Gerakan Mahasiswa
Selanjutnya
Lihat juga...