Ikan Kuah Asam Khas NTT
Editor: Koko Triarko
MAUMERE – Kedai dan kopi Floressa, Maumere, selalu menyajikan kopi asli dari berbagai daerah di Flores dan aneka masakan tradisional, dengan menu andalan ikan kuah asam dan ikan bakar.
“Kami baru mulai membuka kedai dan kopi Floressa lagi setelah pandemi Corona. Kami menawarkan masakan kepada pembeli melalui media sosial. Bila ada pesanan, baru kami sajikan,” ungkap Sonya da Gama, pemilik kedai dan kopi Floressa, Sabtu (19/9/2020).
Sonya mengatakan, menu andalan dan banyak disukai pembeli yakni ikan kuah asam dan ikan bakar, yang semuanya merupakan ikan laut segar dan baru dibeli dari nelayan di TPI Alok Maumere.
Dia menyebutkan, ikan kuah asam bisa dipesan dalam bentuk paket untuk 3 orang, dengan harga Rp115 ribu, terdiri dari ikan kuah asam, ikan bakar dan nasi jagung.

“Ikan kuah asamnya kami gunakan bumbu-bumbu lokal sebagai penyedap rasa. Ikannya harus benar-benar ikan segar, agar rasanya lebih enak dengan jenis ikan sesuai keinginan pelanggan,” jelasnya.
Sonya menambahkan, untuk ikan bakar pun dipilih ikan segar dengan sambal colo-colo yang terbuat dari irisan tomat, lombok dan kemangi, dan semua bahan baru dibeli di pasar dan langsung dipergunakan.
“Saat ini sudah banyak pengunjung yang menikmati ikan kuah asam dan ikan bakar di tempat kami, terutama malam minggu. Setiap hari kami mulai buka dari jam 12 siang, tetapi setelah pelanggan datang baru kami olah masakannya,” ungkapnya.
Memasak Ikan Kuah Asam atau Mage Wair (bahasa Sikka), menurut Maria Parera, warga Kelurahan Wairotang, mudah dilakukan karena bumbu-bumbunya mudah diperoleh di pasar tradisional di Kota Maumere.
Maria menjelaskan, pertama perlu menyediakan bumbunya terlebih dahulu, seperti bawang putih, bawang merah, kunyit, halia, daun sere atau kemangi, asam, garam dan lombok.
“Bawang putih dan bawang merah diiris. Kunyit dan halia dimemarkan. Lombok kecil dihaluskan atau jika memakai lombok besar, sebaiknya diiris saja. Siapkan garam dan asam secukupnya,” bebernya.
Maria menyarankan, jika ingin asamnya lebih terasa, sebaiknya memakai asam kering yang biasa dijual pedagang tradisional di pasar, serta bisa menambahkan sedikit kemangi untuk pengharum.
Selain itu, kata dia, bila memakai ikan basah ukuran besar, ikannya dipotong kecil-kecil sesuai selera. Tapi, kalau ikannya selebar dua atau tiga jari orang dewasa, sebaiknya tak usah dipotong, cukup dibersihkan isi perutnya saja.
“Tumis lombok dan bawang terlebih dahulu hingga harum, lalu masukkan halia, kunyit dan daun serai serta air secukupnya sesuai ukuran atau porsi yang akan dihidangkan. Setelah air mendidih, masukkan potongan ikan, lalu biarkan beberapa menit hingga matang dan siap dihidangkan,” terangnya.