HPI NTT Latih Anggota Guna Tingkatkan Kompetensi

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTTl melaksanakan pelatihan untuk peningkatan kapasitas bagi segenap anggotanya selama 3 hari dengan sponsor Kementerian Pawisata.

Pelatihan dilaksanakan bagi 50 anggota yang tersebar di 17 Cabang HPI di seluruh Provinsi NTT dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

“Waktu pelatihan dilaksanakan saat pandemi corona di mana kegiatan pariwisata sedang mati suri. Pramiwisata atau guide juga sedang mengganggur sehingga banyak waktu luang, ” kata Agustinus Manua Bataona, Ketua HPI NTT, Senin (24/8/2020).

Ketua HPI NTT, Agustinus Manua Bataona saat ditemui, Senin (24/8/2020). -Foto: Ebed de Rosary

Agus sapaannya menyebutkan, pelatihan sangat penting dilakukan agar ada peningkatan pengetahuan anggota supaya bisa meningkatkan pelayanan kepada wisatawan yang didampingi.

Selain itu kata dia,nara sumbernya juga sangat kredibel dan berpengalaman dari Politeknik Sahid, Universitas Ciputra serta dekan sebuah universitas di Jerman yang biasa mengunjungi berbagai destinasi wisata di belahan dunia.

“Sebagai penyedia jasa, tentunya kemampuan pramuwisata dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan harus terus ditingkatkan .Kita harapkan dengan adanya pelatihan ini ada perbaikan dalam pelayanan kepada wisatawan,” ungkapnya.

Dalam pelatihan ini jelas Agus, dilakukan diskusi, diskusi pleno dan bedah kasus sehingga lebih banyak digali berbagai permasalahan untuk ditindaklanjuti dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

Ia menyebutkan untuk tahun ini kemungkinan kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi wisata di Flores masih belum ada dan akan mulai ramai saat tahun 2021 nanti.

“Untuk sementara waktu hanya kunjungan wisatawan domestik saja. Saya di Pulau Padar menemukan ada 25 wisatawan dari Jakarta yang datang dalam rombongan bersama anggota keluarga mereka,” ungkapnya.

Agus mengatakan untuk saat ini harga tiket pesawat dari beberapa daerah di Pulau Jawa ke Kabupaten Manggarai Barat dan beberapa wilayah di NTT pun masih normal dan tidak ada kenaikan harga.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggara Barat, Agustinus Rinus menyampaikan bahwa terjadi peningkatan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke Labuan Bajo terutama ke Taman Nasional Komodo.

Agustinus menyebutkan, meskipun sedang masa pandemi corona dirinya mengimbau agar pelaku wisata terus berbenah dan menyiapkan diri menyambut kunjungan wisatawan pasca pandemi corona.

Ia mengatakan terus membangun koordinasi dengan semua pihak mengingat Taman Nasional Komodo telah dibuka kembali untuk kunjungan wisatawan tanggal 15 Agustus 2020 lalu.

“Pemandu wisata merupakan garda terdepan dalam mempromosikan pariwisata di NTT termasuk Labuan Bajo. Jangan hanya menjadi penonton tetapi harus berperan aktif dalam membangun pariwisata khususnya di Labuan Bajo,” harapnya.

Lihat juga...