Gajah Liar Obrak-Abrik Kebun Sawit Warga Aceh Jaya
BANDA ACEH – Puluhan gajah liar mengobrak-abrik areal perkebunan sawit milik warga, yang ada di Simpang Cehcut Desa Lhok Boat, Kabupaten Aceh Jaya.
“Kami mendengar suara gajah mematahkan kelapa sawit usia muda dan ketika melihat gerombolan gajah mendekati rumah, saya langsung membawa anak dan istri keluar menjauh,” kata pemilik kebun sawit di Simpang Cehcut Desa Lhok Boat, Kecamatan Setia, Bakti Marnuddin di Aceh Jaya, Kamis (6/8/2020).
Hingga Kamis (6/8/2020), Marnuddin mengaku masih trauma dengan kejadian yang dialaminya tersebut. Dia tidak berani pulang ke rumah. “Semua peralatan rumah tangga hancur karena gajah, saat ini saya numpang di rumah saudara,” tandasnya.
Camat Setia, Bakti Ag Suhadi mengatakan, pihaknya telah meninjau ke lokasi kejadian, bersama Tim BKSDA Aceh, Polisi Hutan dan TNI Polri untuk melihat langsung situasi dan kondisinya. “Saat ini memang masih ada gajah di lokasi tersebut, kebetulan kita juga membawa mercon (petasan) untuk menghalau gajah,” kata Ag Suhadi.
Ia memperkirakan, luas lahan perkebunan sawit yang di obrak-abrik oleh gajah tersebut mencapai sekira dua hektare lebih. Kerugian material akibat kejadian tersebut adalah peralatan rumah tangga pemilik rumah. “Hasil tinjauan kita memang peralatan rumah tangga semua hancur karena gajah, sehingga mereka saat ini menumpang di rumah saudara,” kata Ag Suhadi.
Suhadi mengatakan, rumah tersebut dihuni oleh tiga orang yang terdiri dari Ayah, Anak dan Menantu. “Mereka berkebun menanam sawit, hampir semua sawit muda yang baru ditanam hancur,” pungkasnya. (Ant)