Cita Rasa Kuliner Rendang Sapi Disertai Cengkih
Editor: Makmun Hidayat
PURWOKERTO — Cengkih yang merupakan rempah asli Indonesia mempunyai banyak khasiat, termasuk untuk memasak. Masih dalam suasana Hari Raya Idul Adha, di mana hidangan serba daging, penggunaan cengkih pada masakan ternyata menambah aroma serta cita rasa dan menghilangkan bau anyir.
Tri Wuryaningsih yang sangat suka dengan aroma cengkih mengatakan, ia memilih memasak rendang dengan menggunakan cengkih. Bumbu rendang seperti biasa, hanya saja ditambahkan dengan cengkih yang digeprek dalam masakan.
“Memasak dengan menyertakan cengkih itu, aromanya lebih harum, tapi tidak perlu terlalu banyak, karena biarpun kecil, cengkih memiliki aroma yang sangat kuat. Selain itu juga membuat rasa masakan lebih lezat dan jika tidak mempunyai jahe, cengkih bisa menjadi penggantinya, karena juga ampuh untuk menghilangkan bau anyir masakan,” tuturnya, Sabtu (1/8/2020).

Lebih lanjut Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman ini mengatakan, cengkih juga memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh, antara lain memiliki kandungan fosfor, zat besi, karbohidrat, protein serta beberapa jenis vitamin.
“Cengkih itu kekayaan rempah Indonesia yang banyak mengandung khasiat. Negara-negara di Eropa juga banyak yang mengkonsumsi cengkih untuk masakan. Dari yang saya baca, kandungan protein pada 100 gram cengkih kering itu sampai 5,2 gram, karbohidrat 57,4 gram, juga mengandung kalsium, fosfor dan lain-lain,” jelasnya.
Sementara itu, hidangan rendang juga terasa lebih harum dan nikmat dengan menggunakan cengkih. Menurut Tri Wuryaningsih, cara memasaknya seperti biasa, yaitu bumbu rendang, bawang putih, bawang merah, cabai, kenyit, jahe serta ketumbar dihaluskan. Dan saat bumbu ditumis, ditambahkan dengan laos, daun salam serta cengkeh yang digebrek sedikit.
“Ada yang suka cengkih ikut dihaluskan supaya aromanya lebih kuat, ada yang hanya digeprek dan bisa juga hanya dicampurkan saja, karena aromanya sudah kuat,” katanya.
Setelah tumisan bumbu matang dan mengeluarkan bau harus, kemudian baru dimasukkan daging. Tunggu sampai bumbu meresap dan baru diberi santan.
“Indonesia itu kaya akan rempah-rempah dan jika kita jeli melihat khasiat tiap jenis rempah, kita bisa memanfaatkan baik untuk masakan atau pun kesehatan,” kata dosen Unsoed yang mempunyai hobi memasak di sela kesibukannya ini.
Pecinta rempah lainnya, Eviyanti mengatakan, ia juga sangat suka dengan aroma cengkih. Untuk menghilangkan bau anyir pada daging, jeroan hingga aneka jenis seafood, ia cukup menggunakan 5-6 biji cengkih saja.
“Kalau masak yang amis-amis, pasti menggunakan cengkih,” pungkasnya.