Seminggu Dibuka, Pasar Wage Masih Sepi Pembeli
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
PURWOKERTO — Pasca penutupan selama tiga hari akibat ada pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19, sampai saat ini para penjual di Pasar Wage Purwokerto masih mengeluhkan sepinya pembeli. Terlebih dengan adanya penambahan kasus positif sebanyak 16 orang pedagang, mereka semakin khawatir akan ditinggal pembeli.
“Dampak kemarin ada yang positif 5 orang pedagang saja masih terasa sampai sekarang, pasar sepi pembeli. Kalau sekarang bertambah ada yang positif lagi dan jumlahnya lebih banyak lagi, pasti pembeli akan semakin sepi, orang takut datang,” kata salah satu pedagang buah, Slamet, Rabu (22/7/2020).
Namun, walaupun sepi pembeli, Slamet serta pedagang lainnya berharap, Pasar Wage tidak ditutup kembali setelah ada penemuan kasus Covid-19 baru. Sebab, penutupan pasar akan berdampak terhadap ribuan pedagang yang menggantungkan hidup di pasar tradisional terbesar di Kota Purwokerto ini.
“Semoga saja Pasar Wage tidak ditutup lagi, karena kalau tidak berjualan, kita para pedagang ini tidak ada pemasukan sama sekali,” tuturnya.
Pedagang bandeng dan tongkol, Bu Ratmini mengatakan, ia baru lima haru mulai berjualan lagi di Pasar Wage dan masih sangat sepi pembeli.
“Sudah dikurangi produksinya, hanya separuh dari biasanya, tetapi masih saja tidak habis setiap harinya,” keluhnya.
Ratmini mengatakan, pada pagi hari yang biasanya pembeli berjubel, sekarang tidak. Memasuki siang hari, pembeli justru semakin lengang. Ratmini mengaku masih beruntung, karena ia berjualan di halaman pasar, sehingga masih ada pembeli yang mau singgah dan membeli dagangannya.
Menurutnya, kondisi yang lebih parah justru dialami para pedagang yang berada di kios-kios dan los di dalam Pasar Wage, karena sebagian besar pembeli masih enggan untuk masuk kawasan pasar.
“Di luar pasar saja lengang, apalagi di dalam, sangat sepi pembeli. Orang masih khawatir untuk masuk ke dalam,” katanya.
Sementara itu dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, sampai dengan menjelang petang hari, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Banyumas sudah menembus angka 146 orang. Dengan perincian, 46 orang masih menjalani perawatan medis di beberapa rumah sakit, 95 orang dinyatakan sembuh dan 5 orang meninggal dunia. Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), saat ini masih ada 2 orang yang menjalani perawatan.