Pemkot Pekanbaru Membeli 2.000 Alat Uji Usap
PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru siap membeli alat uji usap tenggorokan 2.000 unit. Hal dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pengujian kasus COVID-19 di daerah tersebut.
“Untuk 1.000 alat uji usap pengadaannya di Rumah Sakit Daerah Madani dan 1.000 lagi di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru,” kata Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldi Saragih, Minggu (26/7/2020).
Pengadaan alat uji usap ini paling cepat akan tuntas dalam satu pekan ke depan. Sehingga bisa digunakan untuk menguji para petugas medis, yang berhubungan langsung dengan penanganan COVID-19. Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru sudah melakukan uji usap bagi para tenaga medis di dua tempat. Hal itu sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai penularan COVID-19. “Mereka menjalani tes usap di Puskesmas Rumbai dan RSD Madani,” tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, perkembangan kasus positif COVID-19 di Riau hingga Sabtu (25/7/2020), terjadi penambahan lima kasus.Tiga diantaranya merupakan tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit di Pekanbaru.
Ke-tiga pasien positif tersebut adalah, pasien 363 Ny. ER (39), warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. “Ny ER merupakan tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit di Kota Pekanbaru. Ny ER merupakan kontak erat dari (teman) kasus positif ke-289 Ny. FYP (24), warga Kota Pekanbaru,” rincinya.
Pasien 364 positif COVID-19 di Riau adalah Ny. LIH (42), warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. “Ny. LIH juga merupakan tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit di Kota Pekanbaru. Ny. LIH mengikuti tes usap massal di Kota Pekanbaru pada 22 Juli 2020 dengan hasil dinyatakan positif COVID-19. Belum diketahui riwayat penularan dari Ny. LIH, karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan riwayat kontak erat dengan pasien positif COVID-19,” jelasnya.
Pasien 365 positif COVID-19 di Riau adalah Ny WS (57), warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. WS adalah tenaga kesehatan yang mengikuti uji usap masal pada 22 Juli 2020. (Ant)