Nikmatnya Ikan Pari Kuah Pedas Kaya Gizi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Kandungan gizi ikan pari yang cukup banyak kerap menjadikan ikan laut tersebut banyak dijadikan olahan kuliner. Ikan dengan nama ilmiah Myliobatoidei tersebut kerap diolah dalam kondisi segar dan dalam bentuk diasap.

Menu ikan pari kuah pedas jadi salah satu sajian kuliner alternatif yang dibuat oleh Lisdaryanti, ibu rumah tangga di Lampung Selatan.

Lisdaryanti menyebut ikan pari kerap dijual oleh pedagang ikan keliling atau pelele seharga Rp35.000 per kilogram. Ikan laut yang kerap disebut dengan ikan Peh tersebut menjadi bahan makanan yang mengandung kalori, protein, lemak, karbohidrat.

Lisdaryanti, warga Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan menyiapkan ikan pari dan sejumlah bumbu untuk menu ikan pari pedas, Sabtu (18/7/2020) – Foto: Henk Widi

Ikan dengan ciri khas bagian samping seperti sayap tersebut juga kaya vitamin B12, vitamin D. Kaya akan kandungan zat bermanfaat menjadikan ikan pari jadi menu pilihan.

Lisdaryanti menyebut mengolah ikan pari sesuai dengan anjuran dari ahli gizi saat mengikuti Posyandu. Sebab kandungan vitamin D yang bermanfaat untuk tulang dan gigi cocok bagi pertumbuhan anak-anaknya. Salah satu sajian favorit yang disukai keluarga diolah menjadi ikan pari kuah pedas. Kuliner yang menggugah selera tersebut dibuat dengan bumbu rempah penambah stamina.

“Ikan pari kerap diperoleh dalam kondisi segar namun bisa juga dibeli dalam bentuk sudah diasap untuk proses pembuatan hidangan laut atau boga bahari menyesuaikan selera,” terang Lisdaryanti saat ditemui Cendana News, Sabtu (18/7/2020).

Ikan pari yang dibeli kerap akan dipotong oleh sang penjual agar lebih mudah dalam proses pengolahan. Bahan untuk pembuatan ikan pari kuah pedas yang disiapkan menurut Lisdaryanti berupa satu kilogram ikan pari segar. Berbagai jenis bumbu disiapkan meliputi cabai merah, bawang putih, bawang merah, kecap, saus, garam, penyedap rasa, merica, kemangi dan santan.

Ikan pari yang telah dipotong dadu selanjutnya digoreng hingga kering. Sensasi krispy atau renyah pada ikan pari akan terasa saat digigit dengan proses penggorengan sebelum dimasak dengan santan. Sembari meniriskan ikan pari yang digoreng sebagian bumbu akan disiapkan dengan proses pengirisan. Bumbu yang diiris meliputi bawang merah, bawang putih, sebagian dihaluskan.

“Setelah semua bumbu disiapkan tumis dalam wajan memakai minyak goreng hingga aroma harum,” cetusnya.

Tambahan kecap dan saus tiram bisa dituang dalam proses memanaskan bumbu. Selanjutnya ikan pari yang telah digoreng dimasukkan dalam wajan yang digunakan untuk menumis bumbu. Aduk rata hingga bumbu meresap ditambah dengan taburan kemangi untuk penambah cita rasa. Setelah tercium aroma harum tuangkan santan kental yang akan menambah rasa gurih.

Ikan pari kuah pedas akan matang setelah santan tercampur sempurna dengan ikan pari dan semua bumbu. Tunggu hingga santan mendidih dan diaduk perlahan untuk mencegah santan pecah. Santan yang terlalu sering diaduk dan pecah menurutnya berimbas cepat basi saat disimpan. Tanda olahan ikan pari kuah pedas matang terlihat dengan kuah yang mengental dan siap disajikan.

“Tambahan cabai rawit untuk menambah cita rasa bisa ditaburkan bersama bawang goreng di atas olahan ikan pari kuah pedas,” terangnya.

Menu ikan pari kuah pedas siap disajikan dalam kondisi hangat. Olahan boga bahari tersebut menurut Lisdaryanti sangat tepat disajikan untuk sarapan, makan siang dan makan malam. Saat kondisi cuaca penghujan dengan udara dingin menu tersebut cocok untuk penambah stamina.

Yohana, menyukai menu ikan pari kuah pedas yang dibuat oleh sang kakak. Ikan pari yang diolah dengan beragam bumbu rempah menurutnya menghilangkan aroma amis. Bumbu yang didominasi cabai dan berbagai jenis rempah menambah cita rasa saat disantap. Kelezatan ikan pari kuah pedas menurutnya cocok disajikan dalam kondisi hangat dengan sepiring nasi.

Yohana, menikmati menu ikan pari pedas buatan sang kakak untuk menu sarapan dalam kondisi cuaca hujan penambah stamina tubuh, Sabtu (18/7/2020) – Foto: Henk Widi

“Daging ikan pari yang digoreng memiliki tekstur renyah dan lembut berpadu dengan beragam bumbu yang terasa gurih di lidah,” jelasnya.

Yohana menyebut kerap menikmati ikan pari dengan hanya digoreng lalu dicocol dengan sambal pedas. Namun olahan ikan pari kuah pedas yang memiliki rasa lezat pada bagian kuah memberi sensasi yang berbeda.

Menikmati bagian kuah dengan sesendok nasi tanpa daging ikan pari sudah cukup menggugah selera. Menikmati daging ikan pari bersama cabai utuh menjadi cara mengisi energi pagi hari dari olahan ikan yang kaya gizi tersebut.

Lihat juga...