Wisatawan Mancanegara Boleh ke Mentawai, Tes Swab di Atas Kapal

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PADANG — Sejumlah objek wisata di Sumatera Barat berangsur dibuka setelah daerah Minangkabau ini menyatakan menerapkan new normal atau tatanan kehidupan baru. Ketentuan COVID-19 adalah hal wajib yang harus dilakukan setiap orang yang datang ke Sumatera Barat.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengatakan, berdasarkan kesepakatan dengan asosiasi dan tour operator wisata, direncanakan akan dilakukan tes swab kepada wisatawan mancanegara yang hendak berwisata ke Kepulauan Mentawai. Tes swab pun bakal dilakukan langsung di atas kapal pesiar yang digunakan oleh wisatawan tersebut.

“Langkah-langkah seperti itu harus dilakukan. Agar wisatawan yang datang bisa diketahui kondisi kesehatannya. Sehingga masyarakat yang tinggal di daerah tempat wisatawan itu singgah pun, jadi aman,” katanya, Sabtu (20/6/2020).

Di Mentawai, diperkirakan pada tanggal 23 juni dan 1 juli nanti, khusus untuk wisatawan mancanegara minat khusus surfing akan berlayar menuju pulau-pulau indah. Ia berharap, pihak agen travel benar-benar melakukan protokol kesehatan COVID-19 kepada wisatawan mancanegara yang hendak datang ke Mentawai tersebut.

Gubernur menyebutkan selain di Mentawai, daerah di Sumatera Barat yang pertama kali membuka objek wisata adalah di Kota Bukittinggi, sebab pelaksanaan new normal lebih awal yakni sudah dimulai sejak tanggal 30 Mei 2020 lalu.

“Kota Bukittinggi, kota pertama yang berani membuka diri dimana objek wisata Taman Panorama, Kebun Binatang Kinantan, Benteng serta Jam Gadang sudah mulai dibuka dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujar dia.

Dikatakannya, sampai hari ini dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat sudah membuka objek wisata sebanyak 31 tempat wisata. Telah ada penegasan dari Pemerintah Kabupaten dan Kota, bahwa seluruh pengunjung harus mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Seperti wajib masker, cuci tangan, ukur suhu, manajemen jarak, pembatasan jam operasional dan tim pengawasan terpadu.

“Pemprov Sumbar juga mengeluarkan kebijakan swab gratis untuk penumpang pesawat yang masuk di BIM, untuk staf hotel, untuk guide dan untuk pengelola objek di 19 kabupaten dan kota untuk memberikan keyakinan bahwa Sumatera Barat aman untuk dikunjungi wisatawan,” tegasnya.

Penanganan yang dilakukan oleh Pemprov Sumatera Barat ini, juga turut mengundang perhatian dari Kepala BNPB Sumatera Barat Doni Monardo, melalui rapat virtual bersama gubernur di Padang.

Doni mengatakan, upaya dan langkah yang telah diambil oleh Pemprov Sumatera Barat patut jadi pedoman bagi daerah lainnya. Sebab, dengan telah dibukanya kembali ruang pengelolaan industri dan objek wisata, sebagai membangkitkan kembali perekonomian masyarakat setelah vakum dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) penanganan COVID-19.

Ia juga menegaskan dalam aktivitas pariwisata perlu untuk menerapkan komitmen dan konsistensi pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan, baik oleh wisatawan maupun pengelola industri dan objek wisata di Sumatera Barat.

“Di Sumatera Barat pariwisata adalah salah satu sektor perekonomian yang menjanjikan. Silahkan jika sudah membuka kembali objek wisatanya. Namun tentu aktivitas tersebut tetap dalam komitmen aman COVID-19. dengan disiplin diri menjalankan protokol kesehatan,” harapnya.

Lihat juga...