Sambut New Normal, Warung Damandiri Argomulyo Mulai Kembali Buka
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
YOGYAKARTA — Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri yang didirikan Presiden kedua RI, HM Soeharto menyambut masa transisi menuju normal baru atau New Normal dengan mulai membuka kembali sejumlah unit usaha mulai pertengahan Juni 2020 ini.

Sejak ditutup selama kurang lebih 2 bulan terakhir, salah satu unit usaha Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, yakni Warung Damandiri atau juga biasa disebut Warung Kita, mulai kembali dibuka untuk melayani pelanggan maupun warga masyarakat di sekitar Argomulyo.
Manager Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, Gatot Nugroho menyebutkan, pihaknya memutuskan mulai kembali membuka karena sejumlah pertimbangan. Salah satunya adalah perkembangan kondisi dan situasi di DCML Argomulyo saat ini, yang sudah mulai membaik dibandingkan sebelum-sebelumnya.
“Sejak ditutup dari bulan Maret lalu, saat ini Warung Damandiri sudah mulai buka kembali. Karena memang saat ini sebagian besar warga masyarakat secara berangsur sudah mulai berani pergi ke luar rumah. Kalau dulu kan banyak kampung dan dusun-dusun yang ditutup atau Lockdown. Sehingga kita memilih menutup Warung,” ungkapnya baru-baru ini.
Meski sudah mulai buka kembali, Gatot menyebut omset Warung Damandiri diperkirakan belum akan bisa sebagus pada saat masa-masa sebelum pandemi. Hal itu tak lepas karena masih sepinya kawasan DCML Argomulyo, khususnya kawasan Moseum Memorial HM Soeharto dari wisatawan luar desa ataupun luar daerah yang biasanya kerap berkunjung setiap akhir pekan.
“Untuk Moseum HM Soeharto sampai saat ini masih ditutup untuk umum. Sehingga memang otomatis tidak akan ada wisatawan yang berkunjung. Padahal Warung Damandiri selama ini banyak melayani pengunjung moseum,” kayanya.
Ditanya soal kapan waktu pembukaan kembali Moseum Memorial HM Soeharto, Gatot, yang juta pengurus moseum mengaku masih menunggu keputusan dari pihak terkait dalam hal ini Dinas Kebudayaan maupun dinas Pariwisata. Meski begitu pihaknya mengaku telah menyiapkan berbagai hal termasuk protokol standar kesehatan bagi setiap pengunjung guna menyambut masa New Normal.
“Tentu semua sudah kita siapkan. Tidak hanya moseum, namun juga setiap unit usaha Koperasi baik itu Warung Damandiri, Unit Simpan Pinjam Modal kita, Homestay. Semua harus mengikuti standar prosedur kesehatan yang ada. Seperti memakai masker, handsanitazer, mencuci tangan dengan sabun, hingga jaga jarak atau sosial distancing,” ungkapnya.