Penerimaan Mahasiswa Baru di UMP Tak Terpengaruh Pandemi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURWOKERTO – Penerimaan mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) tak terdampak Covid-19. Hingga hari ini sudah ada 1.500 calon mahasiswa yang mendaftar dan 900 di antaranya sudah melakukan registrasi.

Rektor UMP, Dr Anjar Nugroho mengatakan, jika dilihat dari jumlah pendaftar, dibandingkan tahun lalu justru mengalami peningkatan, meskipun tidak terlalu signifikan.

“Penerimana mahasiswa baru tidak terpengaruh pandemi Covid-19, tetap banyak yang mendaftar, bahkan sedikit ada peningkatan,” terangnya, Selasa (23/6/2020).

Terkait pembelajaran akan melakukan metode daring sampai dengan akhir tahun ini dan kemudian akan dilakukan evaluasi. Sejauh ini pihak UMP sudah siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka, dengan mengubah desain ataupun pembatasan-pembatasan di ruang kuliah, serta laboratorium.

Lebih lanjut Rektor menyampaikan, beberapa waktu lalu memang sempat ada dua mahasiswa UMP yang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun sudah ditangani dengan cepat. Bahkan yang melakukan kontak sudah dilakukan rapid test serta swab dan hasilnya negatif.

“Dua mahasiswa ini berasal dari luar Banyumas, kita langsung koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan yang bersangkutan sekarang sudah ditangani oleh kabupaten masing-masing. Tracking sudah dilakukan, kemudian penyemprotan di lokasi kos serta kampus, sehingga sekarang semuanya sudah aman,” tuturnya.

Bupati Banyumas, Achmad Husein yang hadir di UMP menyampaikan, kasus dua mahasiswa tersebut termasuk Orang Tanpa Gejala (OTG). Jumlah OTG di Kabupaten Banyumas sangat banyak, beruntung dua mahasiswa tersebut cepat terdeteksi dan segera ditangani dengan baik, termasuk penanganan terhadap orang-orang yang melakukan kontak.

“Jadi sekarang ini UMP sudah aman dan terkendali, calon mahasiswa baru juga tidak usah khawatir,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinkes Kabupaten Banyumas, Sadiyanto. Menurutnya, hasil swab terhadap 10 orang yang melakukan kontak dengan dua mahasiswa tersebut sudah keluar dan hasilnya negatif. Mereka juga sudah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Lihat juga...