Pekan Depan Pelatnas Tenis Dimulai

JAKARTA – Agenda Pelatihan Nasional (Pelatnas) tenis, akan kembali dimulai pekan depan. Kegiatan akan digelar di Istora Gelora Bung Karno Jakarta, menyusul adanya pelonggaran PSBB di ibu kota.

Pelatnas tenis saat ini terhenti, akibat pandemi COVID-19, serta perpanjangan PSBB di DKI Jakarta. Para atlet yang biasanya berlatih di Senayan, terpaksa harus melakukan latihan mandiri di rumah masing-masing.

Namun belakangan ini, beberapa petenis putri, sudah kembali berlatih bersama di lapangan tenis, yang berada di perumahan di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta. “Kemarin ada latihan di perumahan di PIK. Tapi sekarang kan PSBB sudah selesai (masa transisi). Kami sudah mencoba dan pekan depan bisa latihan di Senayan lagi,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PP Pelti), Rildo Anwar, Rabu (10/6/2020).

Keputusan untuk kembali menggelar pelatnas diambil Pelti setelah induk organisasi rampung menyusun protokol kesehatan, yang akan menjadi pedoman memulai latihan. Sementara itu, Kemenpora hingga kini masih merumuskan protokol kesehatan umum, yang akan menjadi pedoman untuk memulai kembali kegiatan olahraga nasional.

Namun, aplikasi secara khusus tetap diserahkan kepada tiap-tiap induk cabang olahraga masing-masing. Sebelumnya, KONI menyatakan kegiatan olahraga tahap awal hanya akan berfokus pada kegiatan olahraga perorangan, dan belum mengakomodir olahraga beregu. Tenis menjadi salah satu cabang olahraga yang memungkinkan untuk kembali dilaksanakan di tahap, awal karena minimnya kontak fisik serta bisa diterapkan aturan jaga jarak antarpemain.

Sejumlah cabang olahraga, seperti bulu tangkis, angkat besi, dan menembak, masih terus menjalani kegiatan pelatnas di tengah pandemi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sementara sebagian cabang olahraga lain seperti, atletik, karate, dan taekwondo, tidak mau mengambil risiko dan memilih untuk mengembalikan atletnya dan berlatih secara virtual.

Adapun tenis menurut Rildo, sulit apabila harus dilakukan sendiri tanpa lawan tanding. Sehingga keputusan untuk menggelar pelatnas di pekan depan sudah tepat. Apalagi, PP Pelti juga mempunyai target besar, demi bisa meloloskan petenis di sektor ganda pada Olimpiade Tokyo tahun depan.

“Tidak mungkin anak-anak tidak latihan, karena kalau hanya shadow tennis itu tidak mungkin. Dia mesti di lapangan. Kita juga sudah mengeluarkan (panduan) bagaimana cara bermain tenis dengan aman,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...