Harga Pakan Stabil, Dukung Usaha Pembesaran Ikan Air Tawar
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
LAMPUNG – Sempat mengalami kenaikan harga pakan jenis unggas, ikan, Paijo, pedagang pakan di Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel) menyebut, harga ikan yang stabil berdampak positif bagi pembudidaya. Sejumlah pembudidaya unggas, ikan air tawar berpeluang mengembangkan usaha pedesaan.
Jenis pakan yang disediakan menurut Paijo meliputi pur ayam, burung dan bebek. Pakan jenis pelet digunakan untuk pakan ikan nila, udang vaname, ikan lele dan ikan mas. Sektor usaha budidaya unggas pengguna produk pakan berupa penggemukan ayam pedaging dan petelur. Sejumlah usaha budidaya skala rumah tangga ikut mendukung usaha penjualan pakan.
Konsumen pengguna pakan menurutnya kerap membeli kebutuhan secara eceran sebagian sistem sak. Per kilogram harga pakan dari ukuran pf 1000 sampai min 5 dijual mulai harga Rp10.000 hingga Rp12.000.
Sementara untuk pakan dengan sistem sak dijual seharga Rp120.000 hingga Rp150.000 sesuai ukuran. Selama Covid-19 permintaan pakan bertambah dari pembudidaya skala kecil.
“Usaha penjualan pakan kerap alami pasang surut, saat ini harga pakan kembali stabil karena pembudidaya ikan air tawar mulai bergeliat berimbas penjualan meningkat untuk budidaya jenis ikan air tawar,” terang Paijo saat ditemui Cendana News, Selasa (23/6/2020).
Stok pakan ikan dan unggas menurut Paijo sebagian diperoleh dengan cara impor. Distributor pakan akan mengirimkan kebutuhan setiap bulan sesuai permintaan. Selain kebutuhan pakan ia juga menyediakan jenis vaksin dan obat-obatan untuk unggas.
Beberapa kebutuhan kandang, sangkar, tempat pakan serta peralatan perawatan juga disediakan olehnya meliputi alat penyemprot air.
Kebutuhan rata-rata pakan pada toko miliknya menurut Paijo menyediakan pakan rata-rata hingga 5 ton. Rata- rata dalam sepekan pakan yang dijual bisa mencapai 5 kuintal.
Penjualan pakan dengan sistem eceran menurutnya memberi keuntungan rata-rata Rp2.000 per kilogram. Meski mendapat keuntungan terbatas ia menyebut bisa mendukung sektor usaha lain.
“Sebelumnya pembudidaya unggas, ikan harus membeli ke wilayah lain namun kini stok pakan tersedia di tingkat lokal,” terang Paijo.
Sobri, salah satu pembudidaya ikan lele mutiara menyebut harga pakan lebih stabil dibandingkan siklus budidaya sebelumnya. Satu siklus budidaya selama tiga bulan ia menyebut membutuhkan sekitar 5 sak pelet ikan.

Memelihara sekitar 5000 ekor ikan lele mutiara ia memastikan usaha budidaya berjalan lancar imbas stok pakan selalu tersedia.
“Pasokan pakan lancar jadi pendukung sektor usaha pembesaran ikan lele karena kebutuhan selalu terpenuhi,” terang Sobri.
Harga pakan yang stabil menurutnya membuat ia bisa tetap menjalankan usaha pembesaran lele mutiara. Ia menyebut masih bisa mendapat hasil panen sekitar 4 ton dengan harga jual rata-rata Rp17.000 per ilogram pada level pembudidaya.
Pasokan pakan ikan menurutnya jadi faktor penentu dan dengan harga yang stabil membuat biaya operasional bisa ditekan.
Pemilik usaha budidaya ikan air tawar bernama Mikael Anggi di Desa Pasuruan menyebut mengembangkan ikan nila dan mas. Kebutuhan pakan ikan jenis pelet diperoleh dengan membeli sistem sak untuk efisiensi.

Sebab dengan sistem eceran harga lebih mahal namun dengan sistem sak akan lebih hemat. Melakukan budidaya selama tiga bulan ia bisa mendapatkan hasil sekitar 5 kuintal ikan nila.
“Kita manfaatkan waktu budidaya memakai pakan pabrikan yang dibeli dari toko, harga cukup stabil,” terangnya.
Mikael Anggi menyebut budidaya ikan air tawar jenis nila dan mas jadi usaha yang sangat produktif. Sebab dengan biaya operasional mencapai Rp5 juta dengan harga jual mencapai Rp18.000 per kilogram ia bisa mendapat omzet hingga Rp10 juta.
Dikurangi biaya operasional penyiapan pakan serta perawatan ia masih bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp5 juta.
Usaha pembesaran ikan air tawar jenis nila menurutnya jadi usaha produktif. Sebab selama masa Covid-19 ia yang bekerja di kapal tersebut memilih usaha pembesaran ikan nila.
Sebab meski melakukan kegiatan bekerja dari rumah ia menyebut masih tetap produktif. Usaha pembesaran ikan nila dan mas menurutnya ikut terdukung pasokan pakan yang lancar.