UEFA Punya Rencana Konkret untuk Rampungkan Kompetisi
JAKARTA – Presiden badan tertinggi sepak bola Eropa, UEFA, Aleksander Ceferin mengatakan, UEFA memiliki rencana konkret untuk merampungkan kompetisi sepak bola di Eropa musim ini pada Agustus mendatang.
Sebelumnya pada bulan lalu disebut-sebut, Liga Champions dan Liga Europa kemungkinan akan dimainkan pada Agustus mendatang. Perempat final dan semi final diharapkan akan tetap dimainkan dalam dua leg. “Seperti yang terlihat sekarang, saya yakin bahwa kami dapat menyelesaikan kompetisi dan ini berarti kompetisi UEFA,” ujar Ceferin, Minggu (17/5/2020).
Ceferin menyebut, pertandingan harus dimainkan tanpa penonton. Dan mayoritas berharap, liga domestik musim ini dapat diselesaikan. Tercatat, liga Premier memiliki sembilan pertandingan tersisa. Sedangkan saat ini, Paris St-Germain telah dinobatkan sebagai juara Ligue 1, setelah pemerintah Prancis membatalkan musim olahraga 2019-20 di negara tersebut.
Bundesliga Jerman kembali bergulir secara tertutup pada 16 Mei. La Liga Spanyol berharap melakukan hal yang sama pada Juni, setelah para pemain sudah kembali berlatih. Ceferin mengatakan, liga yang tidak menyelesaikan musim ini masih harus bermain dalam laga kualifikasi, bila mereka ingin berpartisipasi di kompetisi UEFA musim depan. “Hanya alasan olahraga yang bisa menjadi formula untuk lolos ke Liga Champions dan Liga Eropa,” tambahnya.
Piala Eropa 2020, akan berlangsung dari 12 Juni hingga 12 Juli musim panas ini. Namun saat ini telah diundur dan akan digelar dari 11 Juni hingga 11 Juli tahun depan. Laga semifinal dan final Piala Eropa akan diadakan di Stadion Wembley London dengan 11 kota tuan rumah lainnya, Amsterdam, Baku, Bilbao, Bukares, Budapest, Kopenhagen, Dublin, Glasgow, Munich, Roma dan St Petersburg.
Ceferin mengklaim, idenya untuk menggelar pertandingan di kota yang sama untuk Piala Eropa 2021 dan UEFA, telah dibicarakan dengan sembilan dari kota-kota yang menjadi tuan rumah. “Dengan tiga kota, kami memiliki beberapa masalah. Jadi kami akan membahas lebih lanjut dan pada prinsipnya, kami akan melakukannya di 12 kota. Namun, bila tidak, maka kami siap melakukannya di 10, sembilan atau delapan (kota),” tutupnya. (Ant)