Tujuh Daerah di Kaltim Terjadi Transmisi Lokal COVID-19
SAMARINDA – Sebanyak tujuh wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), teridentifikasi telah mengalami transmisi lokal penyebaran COVID-19.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan, tujuh wilayah tersebut adalah, Kabupaten Paser, Kota Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kutai Timur, Berau, Kutai Kartanegara, serta Kabupaten Kutai Barat.
Sedangkan dua wilayah lain yang warganya telah terinfeksi COVID-19 namun belum ditemukan kasus penularan secara lokal adalah, Kota Samarinda dan Bontang. “Transmisi lokal dapat diartikan sebagai kasus infeksi yang terjadi antar masyarakat, hanya melibatkan masyarakat tersebut, contoh pasien yang sudah positif COVID-19 sudah menularkan kepada keluarga atau orang dekatnya,” kata Andi Muhammad Ishak, Minggu (3/5/2020).
Andi Ishak menyebut, temuan kasus positif di wilayah Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, berdasarkan tracing ternyata melalukan kontak dengan pasien yang telah ditetapkan positif dari kluster Gowa, Sulawesi Selatan.

Terbaru, di Kabupaten Paser ada tiga orang positif COVID-19, yakni PSR09 perempuan 21 tahun, PSR12 perempuan 44 tahun, dan PSR13 laki-laki usia 18 tahun. “Ketiganya ini beriwayat kontak erat dengan PSR3 dari klaster Gowa, dengan hasil reaktif dari rapid test,” jelasnya.
Andi Ishak mengingatkan kepada masyarakat Kaltim untuk meningkatkan kewaspadaan, dengan cara mematuhi imbauan pemerintah terkait pencegahan COVID-19. “Segera lapor atau periksakan diri, bila pernah melalukan kontak dengan sejumlah pasien yang sudah dinyatakan positif, upaya pencegahan dini perlu dilakukan, supaya cepat mendapatkan penanganan tim medis,” katanya.
Berdasarkan update Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Minggu (3/5/2020), jumlah pasien positif COVID-19 mencapai 162 kasus, sebanyak 138 orang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit, 13 orang dinyatakan sembuh dan satu orang meninggal dunia. (Ant)