RS Rujukan Pasien COVID-19 di Jatim Alami Overload

Petugas medis memeriksa kondisi pasien di ruang isolasi dalam Simulasi Penanganan Pasien Corona di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur, Jumat (13/3/2020) – Foto DOK Ant

SURABAYA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur mencatat, seluruh rumah sakit rujukan untuk pasien COVID-19 di Surabaya Raya, meliputi Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik mengalami overload atau kelebihan kapasitas pasien.

“Saat ini seluruh rumah sakit di tiga daerah itu sudah overload,” ujar Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim, dr. Joni Wahyuhadi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (3/5/2020) malam.

Jika seluruh orang yang terkonfirmasi positif maupun berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), serta Orang Dalam Pemantauan (ODP) di tiga daerah tersebut harus masuk rumah sakit, maka sudah tidak ada lagi tempat yang tersedia. Dari catatannya, di Kota Surabaya terdapat 20 rumah sakit rujukan yang telah ditetapkan Pemprov Jatim untuk menangani pasien COVID-19. Yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo sebagai rumah sakit rujukan utama.

Kemudian RS Katholik Saint Vincentius a Paulo (RKZ), RS Adi Husada Undaan Wetan, Rumah Sakit Primasatya Husada Citra (PHC), RSUD Bhakti Dharma Husada, Rumah Sakit Islam Jemursari, RS Siloam, RSU Haji Surabaya, RS Premier, RS Husada Utama, RS Bhayangkara Tingkat II HS Samsoeri Mertojoso, dan Pusat Medis RS Manyar.

Selain itu ada, RS Universitas Airlangga, RS Nasional Rumah Sakit, RS Royal, RS Tingkat III Brawijaya, RSAL Dr. Ramelan, RS Jiwa Menur, RS Paru Surabaya, dan RSUD Dr. Mohammad Soewandhie. Di Kabupaten Sidoarjo terdapat lima rumah sakit rujukan, yaitu RSUD Kabupaten Sidoarjo, Rumah Sakit Islam Siti Hajar, Rumah Sakit Mitra Keluarga Waru, Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang, dan Rumah Sakit Umum Anwar Medika. Sementara itu, di Kabupaten Gresik tersedia satu rumah sakit rujukan, yaitu RSUD Ibnu Sina.

Joni menyebut, di seluruh rumah sakit rujukan wilayah Kota Surabaya tersedia 403 tempat tidur. Namun, saat ini diisi 798 pasien dengan status positif maupun PDP, atau overload sebanyak 395 pasien.

Di seluruh rumah sakit rujukan wilayah Kabupaten Sidoarjo tersedia 160 tempat tidur. Akan tetapi, saat ini diisi 212 pasien dengan status positif maupun PDP, terjadi overload sebanyak 62 pasien. Di rumah sakit rujukan Kabupaten Gresik tersedia 24 tempat tidur. Namun, telah terisi sebanyak 121 pasien berstatus positif maupun PDP, atau overload sebanyak 97 pasien.

Hingga kini jumlah pasien COVID-19 yang terkonfirmasi positif di Kota Surabaya tercatat 554 orang, 1.209 PDP, dan 2.649 ODP. Di Kabupaten Sidoarjo terdata 119 pasien positif COVID-19, 204 PDP, dan 750 ODP, sementara di Kabupaten Gresik 32 positif, 150 PDP, dan 1.121 ODP. “Untuk mengantisipasi jika semuanya butuh perawatan dan harus masuk rumah sakit, kami sedang menyiapkan ruangan baru dengan kapasitas 200 tempat tidur di RSUA,” jelasnya.

Gugus tugas saat ini juga menyiapkan rumah sakit darurat, dengan kapasitas 500 tempat tidur. Rumah sakit tersebut memanfaatkan Gedung Puslitbang Humaniora, Jalan Indrapura Surabaya. “Kami menargetkan dalam tiga hari ke depan kedua gedung baru tersebut sudah bisa digunakan,” kata Direktur Utama RSUD dr. Soetomo tersebut. (Ant)

Lihat juga...