Makodim Banyumas Buka Dapur Umum untuk Masyarakat

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

PURWOKERTO — Sebulan lebih pandemi Covid-19 melanda di Indonesia, semua pihak bahu-membahu untuk memutus rantai penyebarannya. Tak terkecuali TNI yang selalu hadir di setiap momen pencegahan dan penangulangan.

Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf Chandra, Sabtu (2/5/2020 di Makodim Banyumas. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Hingga halaman Makodim 0701/Banyumas pun dijadikan dapur umum untuk menyuplai kebutuhan makanan para tenaga medis, masyarakat yang wilayahnya memberlakukan lockdown lokal, serta para pemudik yang sedang menjalani karantina.

“Dapur umum kita sudah beroperasi satu minggu lebih, awal beroperasi kita suplai makanan untuk tenaga medis di rumah sakit, kemudian keluarga pasien, serta para tukang becak dan beberapa warga terdampak. Ada 1.000 paket nasi yang dimasak dan dibagikan,” kata Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf Chandra, Sabtu (2/5/2020).

Di wilayah Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat misalnya, daerah tersebut memberlakukan lockdown lokal, setelah banyak warga yang positif Covid-19 sepulang dari ijtima ulama Gowa. Dapur umum Kodim pun menyuplai makanan ke wilayah tersebut, termasuk untuk para petugas jaga.

Dapur umum Kodim ini digawangi oleh para personil Kodim Banyumas, Polresta Banyumas hingga anggota Batalyon 405 Wangon serta Brimob. Ada dua koki utama dari Kodim Banyumas yang menjadi motor utama penggerak dapur umum.

“Kita punya dua orang tamtama pemasak yang merupakan eks anggota batalyon, jadi mereka sudah terbiasa memasak dalam jumlah besar, seperti untuk korban bencana alam, dalam peperangan dan sebagainya. Total yang terlibat dalam dapur umum ini ada anggota kita sebanyak 15 orang, dari polri ada 10 personel, batalyon 5 personel dan dari brimob 5 personel,” terang Dandim.

Dandim menegaskan, dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, sinergitas dari seluruh pihak sangat diperlukan. Selain mendukung dengan mendirikan dapur umum, TNI juga meminjamkan ratusan velbed untuk digunakan di tempat karantina GOR Satria Purwokerto.

“Awalnya ada 100 velbed yang kita distribusikan ke GOR Satria, mengingat sekarang jumlah pemudik yang melakukan isolasi bertambah, maka kita distribusikan lagi 100 velbed. Kita dari TNI siap membantu, kita punya peralatan mulai dari velbed, peralatan dapur umum dan lainnya bisa dipinjamkan dan kita juga mempunyai juru masak yang handal, bisa digunakan kapanpun dan gratis,” tegasnya.

Dalam hal pengamanan, anggota Kodim Banyumas juga siap mengerahkan semua kekuatan yang dimiliki. Dan mereka terlibat mulai dari pengamanan di daerah perbatasan pada empat pintu masuk ke wilayah Banyumas, pengamanan di lokasi karantina hingga patroli ke wilayah untuk menertibkan penggunaan masker.

Salah satu juru masak Kodim Banyumas, Serma Taofik mengatakan, bersama dengan personel gabungan, ia siap untuk menyiapkan makanan berapapun yang dibutuhkan. Mulai dari memasak oseng kacang panjang, oseng tempe hingga lauk-pauk.

“Kita ada pelajaran khusus memasak, jadi sudah paham jika memasak dalam jumlah besar, apa saja yang dibutuhkan, komposisi bumbunya dan sebagainya,” tuturnya.

Seperti pada Sabtu sore ini, anggota TNI terlihat mulai sibuk menyiapkan makanan untuk berbuka puasa para pemudik yang sedang menjalani karantina di GOR Satria.

Lihat juga...